Pojoksatu.id, BOGOR - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Cabang Bogor Cileungsi menggelar sosialisasi bersama forum HRD Cileungsi dan Klapanunggal. Sosialisasi ini berlangsung di Bakmi Golek, Cibubur, Bogor, pada Senin (24/6/2024).

"Kami berkolaborasi dengan forum HRD Cileungsi dan Klapanunggal melakukan sosialisasi, dengan konsep yang berbeda," ungkap Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek) Bogor Cileungsi Awalul Rizal.

Menurutnya, pihaknya sekarang tengah membuka kolaborasikan dengan banyak mitra BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian dapat memberikan manfaat tambahan lain sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. 

"Kalau kegiatan sebelumnya kita cuma mensosialisasikan tentang manfaat, kendala, nah sekarang ini bersama forum HRD Cileungsi Klapanunggal mengundang mitra dari RS, Klinik, Kampus, sampai perbankan," jelas Awalul.

Ia memberikan contoh bagaimana bekerjasama dan memberikan yang lebih. Salah satunya adalah travel umroh bagi peserta BPJS ketenagakerjaan. Hanya dengan menunjukkan kartu BPJS ketenagakerjaan, maka peserta BPJS Ketenagakerjaan bisa mendapatkan diskon sebesar Rp2 juta.

"Nah ini juga cita-cita kami dengan forum HRD untuk memberikan lebih bagi penerima manfaat," paparnya.

Selain itu, pihaknya pun menyampaikan program dari ketenagakerjaan terkait aplikasi SIPP untuk perusahaan, dan aplikasi Jamsostek Mobile untuk karyawan yang menjadi peserta.

"Kali ini kita sudah bisa merasakan manfaat BPJS ketenagakerjaan meski tidak kecelakaan, atau meninggal baru terasa manfaatnya, atau di PHK baru terasa manfaatnya," lanjut dia.

Awalul menyebut peserta BPJS ketenagakerjaan di Kabupaten Bogor tercatat sebanyak 50 persen sebagai pekerja formal sementara pekerja informal baru 11 persen.

Dalam kesempatan ini, BPJS Ketenagakerjaan Bogor Cileungsi menggandeng mitra agar bisa melindungi karyawan outsourcing atau kontrak, maulun karyawan informal.

"Saat ini BPJS Ketenagakerjaan sudah membuka pendaftaran per orang, tentu ini sangat ringan biayanya untuk pekerja pekerja harian atau borongan," tutupnya. (Mas)