POJOKBOGOR.id - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bogor, mengungkap sindikat peredaran narkotika jaringan Sumatera Utara di wilayah Kabupaten Bogor, Selasa (31/10).
"Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Barat bersama-sama BNNK Bogor berhasil mengungkap jaringan gelap narkotika dari wilayah Sumatera Utara ke wilayah Bogor," kata Kepala BNNK Bogor AKBP Renny kepada wartawan, Selasa (31/10).
Sementara Seksi Berantas BNNK Bogor Bripka Bayu Permana mengatakan, dalam pengungkapan ini pihaknya mengamankan 3 tersangka. Yang mana, awalnya didapati informasi pengiriman narkotika jenis ganja di wilayah Kecamatan Bojonggede dan Jonggol.
Baca Juga: Polisi Tangkap 16 Pelajar Hendak Tawuran di Klapanunggal
"Informasi tiga lokasi sekaligus masuk wilayah Bogor. Dua lokasi pertama di wilayah Bojonggede dan satu di Jonggol," ujar Bayu.
BNNK Bogor menangkap tersangka inisial SL di Jalan Bukit Waringin, Kecamatan Bojonggede pada Sabtu 20 Oktober 2023. Adapun barang buktinya yang didapat petugas yakni ganja seberat 900 gram.
"Tidak berselang lama, kita amankan kembali di daerah Bojong Gede sekira jam 17.30 WIB, diamankan inisial YT, kurang lebih 539 gram narkotika jenis ganja. Di hari berikutnya, Senin 22 Oktober 2023 kita berhasil mengamankan atas nama F di Jonggol kurang lebih 539 gram juga narkotika jenis ganja," kata Bayu.
Ketiga tersangka tersebut merupakan satu rangkaian yang sama asalnya dari Sumatera Utara dengan pengiriman melalui jasa ekpedisi.
Ganja dengan berat total 2.017,17 gram itu rencananya akan dijual kembali para tersangka di wilayah Kabupaten Bogor.
"Mereka (tersangka) merupakan perantara, jadi memang ada yang mengarahkan sehari sebelumnya paket sudah di ekspedisi, siap-siap, setelah ada arahan dari yang di atasnya, mereka siap menerima," kata Bayu.
Dengan barang bukti ini, setidaknya menyelamatkan warga Kabupaten Bogor sebanyak 600 jiwa. Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal berlapis Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114, Pasal 111, dan Pasal 132.
Baca Juga: KAI tambah Kecepatan Kereta Commuterline Bogor
"Setelah mereka menerima paket ini, rencana mereka akan menjual kembali dengan beberapa sistem ada yang langsung dan sistem tempel," tutupnya. ***



