POJOKBOGOR.id – Pemerintah mulai memetakan potensi kekeringan di sejumlah jaringan irigasi di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, sebagai langkah awal mengantisipasi dampak musim kemarau terhadap sektor pertanian.
Upaya tersebut dilakukan melalui survei lapangan yang melibatkan Tim UPTD Infrastruktur Irigasi Kelas A Wilayah III bersama Bidang Irigasi dan Sumber Daya Air Dinas Pekerjaan Umum.
Peninjauan difokuskan pada jaringan irigasi Cikupa dan Cileungsir yang menjadi sumber pasokan air bagi lahan pertanian di wilayah tersebut.
Dalam survei tersebut, tim memeriksa kondisi fisik saluran irigasi sekaligus memetakan titik titik yang berpotensi mengalami krisis air.
Selain itu, berbagai hambatan yang dapat mengganggu kelancaran aliran air juga menjadi bagian dari evaluasi di lapangan.
Pemeriksaan dilakukan secara intensif agar kondisi jaringan irigasi dapat dipetakan secara rinci.
Langkah ini juga bertujuan mengidentifikasi berbagai persoalan pada saluran yang mengalami kekeringan ekstrem sebagai dampak dari musim hujan yang berlangsung lebih panjang.
Hasil peninjauan lapangan selanjutnya akan dihimpun menjadi laporan komprehensif.
Data tersebut akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan langkah penanganan yang dinilai paling tepat untuk menjaga pasokan air irigasi selama musim kemarau berlangsung.***




