BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah bersama aparat keamanan akan menurunkan ribuan personel untuk menjaga keamanan serta kelancaran perayaan Hari Raya Idulfitri 2026 di Kabupaten Bogor.
Pengamanan tersebut dilakukan melalui Operasi Ketupat Lodaya yang dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026.
Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menyampaikan bahwa total sekitar 5.000 personel gabungan akan dilibatkan dalam operasi pengamanan tersebut.
“Total ada sekitar 5.000 personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Lodaya tahun ini,” ujar Wikha Ardilestanto.
Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut 1.099 personel berasal dari Polres Bogor, sementara sisanya merupakan dukungan dari berbagai instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Kodim, Sub Denpom, serta partisipasi dari unsur masyarakat.
Personel gabungan ini nantinya akan disebar di berbagai titik strategis, termasuk jalur mudik, pusat keramaian, hingga lokasi ibadah guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama masa Lebaran.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang akan bertugas selama operasi berlangsung.
Ia menilai dedikasi para petugas patut diapresiasi karena mereka harus meninggalkan keluarga demi memastikan keamanan masyarakat selama perayaan Idulfitri.
“Kami sangat mengapresiasi para personel yang bertugas dalam Operasi Ketupat Lodaya, karena mereka rela meninggalkan keluarga demi menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat Bogor,” ujar Rudy Susmanto.
Melalui pengamanan terpadu ini, pemerintah berharap masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, nyaman, serta terhindar dari berbagai potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.***



