BOGOR.POJOKSATU.id - Insiden yang diakibatkab karena benang layangan kembali terjadi di Jalan Cileungsi-Setu Kabupaten Bogor, peristiwa mengerikan tersebut terjadi ketika seorang wanita tengah melintas di jalan tersebut.

Dalam unggahan di media sosial, dirinya mengalami luka di bagian wajah yang disebabkan oleh benang layangan yang menjeratnya secara tiba-tiba saat berkendara.

Sontak saja unggahan tersebut memicu berbagai reaksi dan keprihatinan dari banyak sekali warganet. Banyak dari mereka mengecam aktivitas anak-anak bermain layangan di dekat jalan umum.

Adanya kejadia robek pelipis mata pada seorang wanita akibat benang layangan justru menambah panjang insiden serupa yang memang membahayakan pengguna jalan, khususnya para pengendara motor.

Warga sekitar mengungkapkan rasa cemas mereka dan mendesak agar aparat serta pemerintah setempat mengambil langkah tegas terkait maraknya permainan layangan di area berdekatan dengan jalan raya.

“Kami berharap ada penertiban. Anak-anak sering bermain layangan di pinggir jalan tanpa memikirkan dampaknya terhadap keselamatan pengguna jalan. Ini bisa sangat berbahaya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Selain mengecam kejadian tersebut, masyarakat juga mendorong peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka saat bermain, terutama jika lokasinya berada dekat dengan jalur lalu lintas yang ramai.

Keberadaan benang layangan, terlebih yang menggunakan gelasan atau benang yang diasah dengan bahan tajam, menjadi ancaman serius bagi pengendara motor.

Tak sedikit peristiwa yang berakhir dengan luka parah, bahkan hingga merenggut nyawa.

Oleh karena itu, warga berharap ada kerja sama antara masyarakat dan pihak berwenang untuk menertibkan serta membatasi aktivitas bermain layangan di kawasan rawan.

Langkah edukasi dan sosialisasi juga dinilai penting agar insiden serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang. ***