POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto kembali berkegiatan saat ikut membubarkan aksi tawuran, serta membantu korban tawuran di Jalan Raya Bogor, Kamis, 27 Agustus pukul 03.00 WIB.
Kemunculan Rudy dianggap bisa menimbulkan dampak psikologis, baik bagi masyarakat, ASN, termasuk para lawan politiknya.
Pengamat Politik dan Kebijakan Publik Yusfitriadi menilai, dengan kegiatan dini hari ini menegaskan bahwa Rudy Susmanto dalam keadaan baik.
Baca Juga: Rudy Susmanto Baik-baik Saja, Kembali Berkegiatan Saat Terus Dikaitkan dengan KPK
Meski dalam beberapa hari belakangan ia terus dikaitkan oleh sejumlah pihak dalam kasus dugaan pemotongan upah pungut di Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Bogor, yang saat ini ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Andaipun beberapa ini diindikasikan (bupati) sulit dihubungi, saya menduga sedang melakukan berbagai konfirmasi atas isu yang terjadi di lingkungan Kabupaten Bogor," kata Yusfitriadi.
Selain itu, kemunculan Rudy Susmanto bisa mematahkan berbagai opini publik atas dugaan keterlibatan Bupati Bogor dalam kasus yang cukup menghebohkan tersebut.
Baca Juga: Penataan Angkot Kota Bogor Capai 50,2 Persen, Ditargetkan Tuntas Akhir 2026
"Sehingga fenomena kehadiran bupati inizs sebagai jawaban atas spekulasi publik terkait opini adanya aliran dana hasil potongan upah pungut karyawan yang disebut-sebut mengalir kepada beberapa pihak termasuk bupati," tegas Yus.
Kemudian, kemunculam Rudy juga dapat memberi pengaruh psikologis, baik bagi masyarakat terlebih bagi ASN Kabupaten Bogor, termasuk para lawan politiknya.
"Sudah bisa dipastikan (lawan politik) amat sangat berdampak, karena tidak sedikit faksi kekuatan politik yang ada di Kabupaten Bogor berspekulasi keterlibatan bupati," kata Yus.
Baca Juga: Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kota Bogor Digelar di Masjid Agung Al Isra
"Seakan bupati sedang menyampaikan pesan, Kabupaten Bogor akan baik-baik saja, jangan sampai isu yang berkembang beberapa hari ini berdampak kepada terhambatnya berbagai kinerja aparatur dan melemahkan pelayanan kepada publik," kata Yus.
Meski begitu, tidak dipungkiri bahwa manuver KPK di Kabupaten Bogor memberi pukulan telak bagi seluruh pemangku kepentingan di Bumi Tegar Beriman.
Terlebih, nama Rudy Susmanto terud dikaitkan menerima aliran dana. Namun, dengan munculnya Rudy dini hari tadi, seperti ia sedang menunjukkan kekuatan dan ketegarannya dalam menghadapi isu tersebut.
Baca Juga: Dedie Rachim Pastikan Pembangunan R3 Lanjutan Berprogres dan Rampung Tahun Ini
"Mungkin saja bupati sudah siap menghadapi berbagai pertanyaan publik atas isu yang masih simpanh siur sampai hari ini. Meskipun, hanya KPK yang bisa menjawab secara detil atas semua spekulasi yang ada. Bola panas ada di KPK," ungkap Yus.
Ia juga berharap, dengan kehadiran Rudy, mengindikasikan akan adanya sebuah informasi yang ingin disampaikan Pemkab Bogor kepada masyarakat. ***



