POJOKBOGOR.id - Muhammad Idham menyempatkan diri turun bertanding di nomor tenis meja pada lomba peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Saffron Apartemen Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Bagi penghuni apartemen tersebut, ajang itu bukan sekadar adu pukulan bola pingpong.
Kesibukan sehari-hari, kata dia, membuat warga yang tinggal berdekatan tidak selalu punya kesempatan berkenalan.
"Ini acaranya bagus sekali. Yang tadinya enggak kenal jadi kenal, ketemu di sini, kemudian bisa ngobrol. Pengelola juga ikut. Bagus sekali," ujarnya.
Idham berharap lomba semacam ini rutin hadir pada tahun-tahun berikutnya. Ia juga mengusulkan kegiatan di luar pertandingan, seperti trekking yang pernah dijalankan sebelumnya, kembali diadakan.
Peringatan kemerdekaan tahun ini, menurut dia, sekaligus waktu yang tepat untuk merapatkan kebersamaan di tengah kondisi ekonomi yang dinilainya masih penuh tantangan.
"Dalam kondisi ekonomi yang serba sulit begini, saya rasa kita harus saling menyemangati. Jangan putus asa, terus berusaha, pupuk kekeluargaan dan jaga persatuan," pungkasnya.
Dari sisi pengelola, sasaran lomba tersebut memang tidak berhenti pada perayaan hari kemerdekaan.
Chief TR dan Facility Saffron Apartemen Sentul City, Ahmad Fajri, menyebut ada tujuan kedua berupa pertemuan antarwarga dalam satu kesempatan.
"Tujuannya yang pertama untuk memperingati HUT RI bersama-sama. Lalu kedua, mempererat silaturahmi antara penghuni, sehingga dalam satu waktu penghuni bertemu dan bisa saling berkomunikasi," kata Ahmad Fajri.
Ia berharap kegiatan bersama itu memunculkan suasana yang harmonis dan hangat di lingkungan apartemen.
Respons warga terhadap dua cabang yang dipertandingkan pun dinilainya besar.
"Warga sangat antusias mengikuti lomba billiar dan tenis meja," ucapnya, Sabtu 22 Agustus 2026.
Turnamen dirancang berlangsung dua hari. Penyisihan dengan sistem gugur digelar Sabtu (22/8/2026), sementara delapan besar hingga semifinal dan final dijadwalkan Minggu (23/8/2026).
Peserta dibagi menurut usia dan kemampuan agar pertandingan lebih berimbang.
Tenis meja dan biliar dipilih karena paling banyak diminati warga. Pengelola membuka peluang menambah nomor perlombaan pada penyelenggaraan berikutnya, khususnya yang bisa diikuti anak-anak bersama keluarga.
"Untuk tahun depan kemungkinan akan ada lomba yang lebih banyak, termasuk lomba anak kecil, lomba makan kerupuk, dan lain-lain," katanya.
Selain penghuni yang mendominasi daftar peserta, vendor yang beroperasi di kawasan tersebut serta pihak pengelola turut ambil bagian sehingga interaksi antarpihak semakin terjalin.
"Sehingga hubungan antara pengelola, penghuni, dan vendor yang terkait di Saffron bisa bekerja sama dengan baik," ujar Ahmad Fajri.
Dukungan juga mengalir dari bangku penonton yang hampir sepenuhnya terisi keluarga peserta.
"Untuk animo saya lihat ini sangat antusias. Banyak keluarga dari penghuni yang ikut menjadi supporter dan datang memberikan dukungan," ungkapnya.
Saffron Apartemen Sentul City tercatat memiliki sekitar 670 unit, dengan lebih dari 100 unit di antaranya sudah dihuni secara aktif.
Ahmad Fajri berharap rangkaian kegiatan positif yang digelar pengelola membuat warga betah tinggal di sana.
"Semoga Saffron bisa menjadi apartemen yang menjadi tempat aman, nyaman untuk para penghuni dengan segala kegiatan dan aktivitas positif yang kami selenggarakan," harapnya.***




