POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto memberi atensi khusus atas kerusakan Jalan Abdul Fatah, Desa Bojong Jengkol, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Rudy Susmanto memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) melakukan percepatan perbaikan maupun betonisasi di Jalan Abdul Fatah.

"Saya sudah perintahkam Dinas PU untuk identifikasi semua jalan rusak di Kabupaten Bogor. Salah satunya Jalan Abdul Fatah Ciampea," kata Rudy Susmanto, Senin 9 Maret 2026.

Baca Juga: Jalan Abdul Fatah Ciampea Rusak Parah dan Minim Penerangan, Dinas PU cuma Pasang Plang Agar Pengendara Hati-hati

Rudy mengungkapkan, bahwa Jalan Abdul Fatah akan direkonstruksi atau dibangun ulang tahun ini. Saat ini, Pemkab Bogoe sedang bersiap untuk melelang pekerjaan konstruksk jalan tersebut.

"Beberapa segmen di ruas Jalan Abdul Fatah akan direkonstruksi tahun ini. Akan dipercepat lelangnya. Saya pastikan jalan itu diperbaiki tahun ini," tegas Rudy.

Diberitaka sebelumnya, Jalan Abdul Fatah, Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, dalam kondisi rusak parah. Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bogor hanya memang plang agar pengendara berhati-hati, alih-alih jalan diperbaiki.

Baca Juga: Peluang Kerja ke Luar Negeri untuk Lulusan SMK Dibuka! Pendaftaran Bantuan Pemerintah 5–12 Maret 2026

Jalan Abdul Fatah merupakan salah satu akses yang menghubungkan kecamatan Ciampea dengan Kecamatan Tenjolaya, di mana kerusakan terus berulang, meski seringkali dilakukan penambalan. Namun saat musim penghujan, jalan ini kembali nampak seperti dasar sungai.

Warga sekitar pun mulai geram atas rusaknya kondisi jalan tersebut. Terlebih Kecamatan Ciampea baru menyelesaikan pembangunan ulang Kantor Kecamatan Ciampea, pada akhir 2025.

Dinas PU Kabupaten Bogor lewat UPTD Infrastruktur Jalan dan Jembatan Kelas A Wilayah IV Ciampea, sejauh ini hanya memasang plang bertuliskan 'Hati-Hati Kurangi Kecepatan Jalan Rusak'. Plang berwarna kuning itu dipasang pada beberapa titik jalan dengan kondisi sangat parah.

Baca Juga: THR ASN Ngawi Rp48 Miliar Siap Cair, Pemkab Tinggal Tunggu Aturan Teknis dari Pusat

"Iya jalan rusak dibiarin. Kantor kecamatan bisa tuh dibagusin. Ini jalan rusak terus. Saya harap sih cepat diperbaiki," kata salah seorang warga sekitar, Khaer, Senin 9 Maret 2026.

Kondisi jalan semakin berbahaya saat malam hari. Jalan yang rusak ditambah minimnya PJU semakin membuat ngeri, karena untuk pemotor pun sudah sulit untuk menghindari lubang yang ada. ***