POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto, mengimbau masyakat Kabupaten Bogor untuk terus mendukung keberlangsungan program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Rudy tidak menampik jika banyak opini negatif mengenai MBG, terutama di media sosial. Meski begitu, Rudy menjamin program MBG di Kabupaten Bogor akan terus diawasi ketat, dari berbagai aspek.

"Melihat MBG jangan hanya dilihat saat anak-anak kita mendapat makan gratis. Itu hanya bonus akhir. Yang paling utama adalah perekonomian masyarakat menjadi hidup," jelas Rudy Susmanto, Senin 2 Maret 2026.

Baca Juga: THR PNS 2026 Belum Cair di Minggu Kedua Ramadan, Tak Sesuai Janji Menkeu?

Ia mencontohkan, Kabupaten Bogor sendiri menargetkan untuk mendirikan 700 dapur SPPG. Jika satu dapur mempekerjakan 45 orang, maka lebih dari 30 ribu orang dapat pekerjaan.

"Untuk satu porsi MBG itu Rp15 ribu. Bahan pokoknya, seperti cabai, ayam, beras itu beli di Kabupaten Bogor. Diperkirakan perputaran uangnya mencapai Rp6,5 triliun sehingga perekonomian masyarakat hidup," kata Rudy.

Dari sisi lainnya, jika terjadi bencana alam Dapur SPPG pun bisa menjadi dapur umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga: Gaji PPPK Paruh Waktu Terancam? Pemkab Sukabumi Ajukan Diskresi ke Mendikdasmen

Rudy menargetkan, 700 dapur SPPG di Kabupaten Bogor dapat beroperasi seluruhnya. Ia pun berkomitmen untuk melakukan pemantauan ketat kepada dapur-dapur SPPG yang telah beroperasi.

"Insha Allah, setelah Idul Fitri, saat proses belajar mengajar sudah dimulai aktif kembali kami akan melakukan pemantauan ketat ke seluruh SPPG yg ada di Kabupaten Bogor, ini program negara kami ingin apa yang diberikan untuk siswa siswi didik di Kabupaten Bogor layak dan dalam kondisi baik," tegas Rudy.