POJOKBOGOR.id — Insiden kecelakaan kerja terjadi di proyek perbaikan Jembatan Leuwiranji, perbatasan Kecamatan Gunungsindur dan Rumpin.
Seorang pekerja dilaporkan terjatuh ke Sungai Cisadane, Minggu (1/2/2026) malam. Hingga saat ini, korban belum ditemukan.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.40 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, korban terjatuh saat tengah mengerjakan pengencangan baut konstruksi jembatan.
Saat kejadian, pekerja tersebut diduga tidak menggunakan alat keselamatan kerja.
Salah seorang Ketua RT setempat, Irfan Suwanto, mengatakan insiden tersebut disaksikan oleh beberapa warga yang berada tak jauh dari lokasi proyek.
“Dari keterangan warga, korban sedang mengencangkan baut, lalu terpeleset dan langsung jatuh ke sungai,” ujar Irfan.
Kabar jatuhnya pekerja itu segera menyebar. Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat.
Tak lama berselang, tim gabungan dari SAR, TNI, Polri, BPBD, hingga Satpol PP berdatangan ke lokasi.
Area sekitar jembatan pun dipadati warga yang memantau proses penanganan awal.
Camat Gunungsindur, Muhammad Jamaludin, membenarkan adanya kecelakaan kerja tersebut.
Ia menyebut pihak kecamatan telah melaporkan kejadian itu ke Bupati Bogor, Rudy Susmanto.
“Kejadian sekitar pukul 20.00 WIB. Pekerja yang mengalami musibah bernama Frangki, usia 25 tahun. Informasi sudah kami teruskan,” kata Jamaludin.
Sementara itu, Ketua Tim Kedaruratan BPBD Kabupaten Bogor, Andi Sumardi, menyatakan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan dari warga.
“Kami mendapat laporan sekitar pukul 20.45 WIB. Lima personel sudah diterjunkan ke lokasi, lengkap dengan perahu dan peralatan rescue,” jelas Andi.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian korban masih terus berlangsung.
Tim gabungan menyisir aliran Sungai Cisadane dengan mempertimbangkan kondisi arus sungai dan jarak pandang yang terbatas pada malam hari.




