BOGOR.POJOKSATU.id - Kisah Pak Sudrajat (50), penjual es gabus yang sempat viral akibat tuduhan tak berdasar menggunakan bahan spons, kini berbalik arah.

Setelah melalui masa sulit, ia dan keluarganya mulai merasakan perhatian serta pendampingan nyata dari Pemerintah Kabupaten Bogor.

Melalui koordinasi Pemerintah Kecamatan Bojonggede, Pemkab Bogor memastikan Pak Sudrajat telah masuk dalam skema perlindungan sosial.

Saat ini, ia resmi terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), sehingga kebutuhan layanan kesehatan keluarga dapat terjamin.

“Negara harus hadir ketika warganya mengalami kesulitan. Pak Sudrajat sudah kami daftarkan sebagai penerima BPJS PBI agar tidak lagi terbebani biaya kesehatan,” ujar salah satu perwakilan pemerintah kecamatan.

Tak hanya soal kesehatan, pemerintah daerah juga memberi perhatian khusus pada keberlanjutan pendidikan anak-anak Pak Sudrajat.

Anak-anak yang sebelumnya sempat berhenti sekolah kini dipastikan kembali mendapatkan akses pendidikan.

“Kami berupaya agar tidak ada anak yang putus sekolah karena persoalan ekonomi. Pendidikan anak-anak Pak Sudrajat menjadi prioritas untuk segera dipulihkan,” lanjutnya.

Bantuan lainnya juga menyentuh aspek hunian. Rumah Pak Sudrajat yang sebelumnya dinilai tidak layak huni kini tengah direnovasi melalui program Bantuan Rumah Tidak Layak Huni atau Rutilahu.

Proses perbaikan dilakukan agar keluarga dapat tinggal di lingkungan yang lebih aman dan sehat.

Pak Sudrajat mengaku bersyukur atas perhatian yang ia terima setelah peristiwa yang sempat mencoreng mata pencahariannya tersebut.

“Saya tidak menyangka akan dibantu sebesar ini. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli. Mudah-mudahan ini jadi awal yang lebih baik untuk keluarga saya,” ujar Sudrajat.

Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pendampingan hingga kondisi sosial dan ekonomi keluarga Pak Sudrajat benar-benar pulih. ***