POJOKBOGOR.id - Polisi menyebut total ada 5 korban meninggal dunia usai terjebak kepulan asap di kawasan tambang wilayah Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.

Kelima korban kepulan asap tambang itu diduga sebagai penambang emas ilegal di luar kawasan PT Antam.

"Total ada lima orang (korban meninggal dunia)," kata Kapolsek Nanggung AKP Ucup Suprianta kepada wartawan di Polsek Nanggung, Senin 19 Januari 2026.

Adapun rinciannya, tiga korban diantaranya warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya yang berhasil dievakuasi oleh Antam dari lubang galian ilegal sejak Minggu 18 Januari 2026 hingga dini hari tadi.

Sedangkan, dua korban lainnya warga Desa Malasari, Kecamatan Nanggung yang evakuasi mandiri.

"Itu pun kami yang mendatangi ke sana mendapatkan informasi ada dua warga Desa Malasari (yang meninggal dunia)," jelasnya.

Sementara itu, belum diketahui secara pasti masih ada atau tidaknya warga yang terjebak dalam lubang galian ilegal karena kepulan asap tersebut.

Namun, Tim SAR gabungan sudah membuat Posko Kemanusiaan untuk warga apabila yang merasa kehilangan keluarganya akibat kejadian ini.

"Barangkali warga enggan ataupun keluarga supaya terbuka dengan kita. Kita membuka ruang atau informasi setiap hari dan setiap saat supaya yang warganya hilang melaporkan ke kami," ungkapnya.

Tetapi, sejauh ini pihaknya belum menerima laporan adanya warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya terkait dengan terjadinya kepulan asap. "Belum ada yang melaporkan kepada kami yang merasa kehilangan keluarganya," pungkasnya.