POJOKBOGOR.id - Lima orang penambang emas tanpa izin (Peti) atau gurandil, terjebak kepulan asap di area penambangan emas PT Antam Pongkor, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor.
Dari lima tersebut, tiga orang ditemukan tewas. Ketiganya merupakan warga Desa Urug, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor. Sementara dua orang lagi, yang merupakan warga Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, masih dalam pencarian.
Java Region, CSR and Sub Division Head PT Antam Tbk UPBE Pongkor Agustinus Toko Susetio menjelaskan, para korban bukanlah pegawai atau kontraktor PT Antam.
Baca Juga: Baru Buka, Kedai Kopi Semeja Semeru Langsung Ramai dan Jadi Magnet Nongkrong di Bogor
Ia menjelaskan, para gurandil itu terjebak di lokasi non-operasional Antam atau sudah tidak digunakan di kedalaman 500 meter di atas permukaan laut. Meski bukan area operasional, lokasi itu masih di bawah pengawasan Antam.
"Korban yang berhasil dievakuasi merupakan warga, bukan pegawai ataupun kontraktor Antam, yang terjebak di area non-operasional Antam yang seharusnya steril dari aktivitas operasional penambangan," jelas Agustinus, 19 Januari 2026.
Menurutnya, tim evakuasi harus melewati medan yang sulit dijangkau. Terlebih, lokasi lubang sudah dibangun tembok pengamana untuk menghalangi aktivitas penambangan ilegal.
"Kami berupaya maksimal dengan tetap mengutamanakan keselamatan petugas. Karena sempat juga tim evakuasi tertimpa longsoran batu sehingga setiap langkah harus dilakukan dengan sangat hati-hati," jelasnya.
Dua Penambang belum Ditemukan
Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna mengungkapkan, pihak kesulitas menginventarisir gurandil yang terjebak karena, tidak ada laporan mengenai orang hilang ke posko yang sudah disiapkan.
"Hasil penelusuran kami dengan mendatangi warga lewat Bhabinkamtibmas, masi asa dua orang warga terjebak dan belum bisa dievakuasi. Kami masih menunggu dari tim (penyelamat) dari pihak Antam untuk menembus area itu," jelasnya.
Ia juga mengimbau warga untuk melaporkan jika merasa kehilangan keluarga atau sanak saudara. Meski begitu, kepolisian masih terus melakukan inventarisir dengan melakukan pendekatan kepada warga yang diduga keluarganya menjadi korban.
Diketahui, kepulan asap menyelimuti area penambangan emas Antam pada pekan lalu. Karyawan Antam tak ada yang menjari korban, namun di media sosial beredar informasi bahwa banyak penambang emas ilegal terjebak di dalamnya. ***



