POJOKBOGOR.id — Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan longsor Tembok Penahan Tanah (TPT) di Blok T RT 05/RW 019, Desa Bojong Kulur, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 25 Desember 2025, sekitar pukul 17.45 WIB.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengatakan longsor berdampak pada badan jalan serta mengakibatkan robohnya tiang listrik gardu utama di lokasi kejadian.
“Akibat hujan deras dan angin kencang, TPT jalan longsor dengan panjang sekitar 30 meter, tinggi kurang lebih 3 meter, dan lebar sekitar 2,5 meter. Selain itu, gardu utama juga roboh,” ujar Adam, Jumat (26/12/2025).
Ia menjelaskan, satu unit rumah dilaporkan dalam kondisi terancam akibat longsoran tersebut.
Sebanyak satu kepala keluarga atau lima jiwa terdampak, namun hingga kini tidak ada laporan korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.
Longsor ini turut berdampak pada sejumlah infrastruktur di sekitar lokasi.
Jalan Nagrak–Bojong Kulur dan Jalan Blok T menjadi akses yang terdampak langsung.
Meski demikian, Jalan Nagrak–Bojong Kulur masih dapat dilalui kendaraan.
Sementara itu, akses Jalan Blok T hingga saat ini belum bisa digunakan warga karena tertutup material longsoran dan tiang listrik yang roboh.
“Akses jalan warga Blok T masih tertutup karena tiang listrik belum dievakuasi oleh pihak PLN. Diperlukan penanganan lanjutan dari instansi terkait,” jelas Adam.
Hingga laporan terakhir, proses evakuasi tiang listrik masih menunggu penanganan dari PLN.
Dampaknya, aliran listrik di Dusun 1 dan Dusun 2 sementara mengalami pemadaman.
BPBD Kabupaten Bogor terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk percepatan penanganan dan memastikan keamanan warga di sekitar lokasi longsor.




