POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto menerima kunjungan Sentul City yang menggelar ekspose Sentul Bio-Town Feasibility Planning Study di Pendopo Bupati Bogor, Selasa 18 November 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendorong perencanaan pembangunan kawasan terpadu industri kesehatan di Kabupaten Bogor.

Sentul Bio-Town Feasibility Planning Study dirancang sebagai kawasan industri kesehatan modern yang mencakup sektor farmasi, riset dan pengembangan, rumah sakit, hingga pendidikan tinggi, mengadopsi konsep pengembangan dari Chengdu, China.

Baca Juga: Ketua DPRD Sastra Winara Harap Kejari Kabupaten Bogor bantu Wujudkan Pemerintahan Bersih dan Akuntabel

Kehadiran kawasan ini diproyeksikan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis inovasi kesehatan di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto, menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Bio-Town Feasibility Planning Study.

“Kami menyambut baik dan mendukung sepenuhnya rencana pembangunan kawasan terpadu industri kesehatan ini. Sentul Bio-Town akan menjadi peluang besar bagi percepatan investasi, penguatan pembangunan daerah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Imbau Masyarakat Waspada di Tengah Cuaca Ekstrem

Rudy menegaskan bahwa percepatan investasi dan pengembangan industri kesehatan merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat daya saing ekonomi dan menghadirkan pelayanan publik yang lebih berkualitas.

Ini adalah momentum penting untuk mendorong iklim investasi yang lebih kondusif, menciptakan lapangan kerja, serta menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami berharap rencana ini dapat segera masuk ke tahap implementasi.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pihak swasta dan lembaga riset, untuk memastikan perencanaan dan pembangunan Sentul Bio-Town Feasibility Planning Study berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. ***