POJOKBOGOR.id - “Rejeki Jalur Langit”, sebuah tembang religi yang dapat menjadi inspirasi dari pengalaman seorang Bonzor, motivator yang sempat terlilit utang Rp 15 miliar, baru saja dirilis di kawasan Cibubur, Jumat 25 September 2025.
Tembang yang dinyanyikan Derry Sulaiman ini merupakan kolaborasi dengan Bonzor berdasarkan pengalaman hidup Bonzor yang hampir saja bunuh diri.
Video klip dari lagu ini dibintangi sendiri oleh Bonzor dengan wajah ditutupi topeng bersama Ali Zaenal.
"Alasan Bonzor mengenakan topeng ini karena dia tidak mau nanti privasinya terganggu," kata Derry Sulaiman menjelaskan.
Baca Juga: Pertamina Regional JBB Pastikan Penanganan Cepat Insiden Mobil Tangki di Turunan Cigudeg
Bonzor, motivator kelahiran Kalimantan Barat, 26 Juli 1984 ini telah merasakan bagaimana dahsyatnya mengamalkan Rejeki Jalur Langit. Karena itu lagu ini diberi judul yang sama dengan pengalaman hidupnya. Meski semula berjudul "Bismillah".
Bonzor sendiri awalnya tidak mau mempublish dan enggan menyanyikan lagu ini untuk konsumsi umum. Tapi setelah berdiskusi panjang dengan Derry Sulaiman, akhirnya mau juga.
"Ternyata suaranya bagus juga, dan pernah punya band ya," kata Derry. "Kisah ini juga bisa nanti diangkat ke layar lebar ya," sambung Derry.
Sementara Bonzor berharap kisah pengalaman hidupnya ini bisa menjadi motivasi bagi mereka yang tengah dilanda kesulitan, keterpurukan hingga seperti hilang harapan. "Kita di sini ingin berbagi pengalaman hidup, untuk bisa memotivasi orang yang sedang terpuruk. Kita motivasi untuk bangkit kembali," kata Bonzor.
Bonzor berkisah, pada tahun 2020, ia terlilit utang menggunung, hingga angka 15 miliar. Itu disebabkan karena kegagalan beberapa usahanya. Kondisi ini diakuinya membuatnya putus asa, bahkan sampai mencoba bunuh diri dengan minum racun serangga.
“Bayangkan dengan keadaan terlilit utang miliaran, saya dijauhi keluarga dan teman, difitnah. Benar-benar saya terpuruk. Pikiran buruk pun melintas, saya minum racun Alhamdulillah meski sempat tidak sadarkan diri dari jam 11 siang sampai jam 4 sore, Allah menyelamatkan saya,” kenang Bonzor tentang peristiwa tersebut.
Kesempatan kedua yang diberikan Tuhan untuk tetap hidup setelah peristiwa minum racun tersebut, sangat disyukuri Bonzor. Ia pun berusaha untuk merubah diri, lebih mendekat kepada Yang Maha Kuasa.
“Saya melakukan salat Taubat, benar-benar memohon ampun kepada Allah SWT. Sampai akhirnya saya bermimpi bertemu Nabi Zakaria. Dalam mimpi itu, saya disuruh sedekah sampai tiga kali. Saya pun mulai sedekah dengan apa yang saya punya,” tukas ayah dari tiga anak ini.
Baca Juga: Puluhan Ribu Kendaraan Serbu Jalur Puncak Bogor, Kini Berlaku Sistem One Way
Sampai kemudian, ada yang menghubungi Bonzor lewat telepon. Orang tersebut bernama Aida, salah satu pihak yang meminjamkan uang kepada dirinya. Waktu Aida telepon, Bonzor sempat menduga bahwa ia akan menagih utang.
“Tapi ternyata dugaan saya salah. Ibu Aida malah bilang ia akan meminjamkan modal agar saya bisa bangkit lagi dari keterpurukan. Ia kasih modal 50 juta. Modal itulah yang saya pakai untuk usaha menjadi makelar besi. Alhamdulillah komisi pertama saya sebagai makelar besi itu 3,5 miliar. Dan, 2,5 miliar-nya saya sedekahkan. Karena kalau kita mau kaya raya, jangan pelit sedekah. Bukan lagi 2,5 persen, tapi harus 30 persen dari apa yang kita dapat,” jelasnya.
Aku Bonzor, ia berusaha istiqamah dengan sedekahnya tersebut. Selain itu, ia pun membocorkan amalan-amalan “jalur langit” lainnya yang kerap ia lakukan, seperti terus membaca Ayat 1000 Dinar, Yasin Fadilah, dan selalu berprasangka baik kepada Allah SWT. Dan, hasilnya sungguh luar biasa.
“Alhamdulilah saya istiqamah hasil dari bisnis besi Ini sebagian besar saya sedekahkan. MasyaAllah, dalam jangka waktu 40 hari, Allah membalikkan semuanya, utang saya bisa lunas semua," jelas Bonzor yang kini mengasuh 37 anak yatim ini.
Kini Bonzor menjadi seorang motivator. Dia ingin membagi pengalamannya itu kepada semua orang, agar bisa diambil hikmah dan pelajaran. Berkolaborasi dengan Derry Sulaiman, Bonzor juga menelurkan lagu dari pengalamannya itu, berjudul "Rejeki Jalur Langit".
"Saat saya menunjukkan lagu ini kepada Bonzor dan Istrinya, mereka bilang lagunya bagus sekali. Awalnya judulnya Bismillah, tapi kemudian diganti Rejeki Jalur Langit. Sudah takdir Allah mempertemukan kami," kata Derry.
Kelebihan lagu religi ini, kata Derry, karena dari kisah nyata Bonzor sendiri. "Semoga lagu ini bisa menginspirasi dan membawa kebaikan," kata Derry yang akan merilis lagu ini ke berbagai platform digital media sosial.



