POJOKBOGOR.id - Polres Bogor bekerja sama dengan Bulog Cabang Bogor, menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Mapolres Bogor, selama lima hari mulai Selasa, 12 Agustus 2025.

Kapolres Bogor AKBP Wikha Ardilestanto menjelaskan, GPM ini digelar untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, khususnya beras, di wilayah Kabupaten Bogor.

"Kegiatan ini adalah wujud nyata kolaborasi kami dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari dengan harga terjangkau," ujar Wikha.

Baca Juga: XLSMART Umumkan Direksi Baru Lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa

GPM tidak hanya terpusat di Halaman Polres Bogor, tetapi juga akan menjangkau 8 Polsek jajaran.

Dalam kegiatan ini, Polres Bogor menargetkan dapat menyalurkan beras SPHP sebanyak 5 Ton per hari, dengan total 25 Ton selama pelaksanaan.

Beras SPHP dijual dengan harga subsidi Rp55.000 per 5 kg dan setiap pembeli dibatasi maksimal 2 kemasan (10kg) untuk memastikan pemerataan.

Baca Juga: Hampir 100 Persen Wajib Pajak Taat Bayar Kewajiban, Direktorat Jenderal Pajak Apresiasi Wajib Pajak

Untuk menarik minat masyarakat, GPM Polres Bogor juga menghadirkan beberapa inovasi, antara lain, penjualan paket merdeka 80, yaitu paket sembako yang terdiri dari beras, minyak goreng, gula dan tepung terigu seharga Rp80.000, dengan subsidi sebesar Rp30.000.

Kemudian layanan drive-thru, .enyediakan kemudahan bagi masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor untuk membeli beras SPHP tanpa perlu turun.

Ada pula booth sayur gratis, di mana masyarakat dapat mengambil sayur-mayur gratis yang disuplai langsung dari petani binaan polsek jajaran.

Baca Juga: BPBD Kabupaten Bogor Catat Ada Ribuan Warga yang Terdampak Bencana Alam

Lalu pemeriksaan kesehatan gratis, bekerja sama dengan tim Dokkes Polres Bogor, kegiatan ini juga menyediakan layanan pengobatan, cek gula darah, dan pemeriksaan tekanan darah secara gratis.

"Kami berharap Gerakan Pangan Murah ini dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat. Kami akan terus memantau antusiasme warga dan siap mempertimbangkan untuk melaksanakan kegiatan serupa di seluruh Polsek jika dibutuhkan," tutup Wikha. ***