POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto, melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah super market, untuk memastikan permen atau makanan mengandung babi, tidak beredar di Kabupaten Bogor, Selasa, 29 April 2025.
Rudy Susmanto bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bogor, menyambangi Lotte Grosir Pakansari dan Indogrosir, Jalan Raya Jakarta-Bogor.
Rudy mengungkapkan, sidak ini dilakukan untuk memastikan produk makanan yang mengandung babi, yang diterbitkan Badan Penyelenggaraan Jaminan Produk Halal (BPJPH) tidak lagi dijual di pasaran.
Baca Juga: Polisi Amankan 26 Unit Motor yang Ditimbun Debt Collector di Bogor
"Ada sembilan produk terindikasi mengandung unsur babi, maka kami Pemkab Bogor sejak adanya edaran dari BPJPH mengimbau toko-toko modern, distributor untuk tidak menjual produk yang sudah ditetapkan," kata Rudy Susmanto.
Rudy mengungkapkan, edaran untuk tidak menjual produk mengandung babi, sudah dilakukan satu pekan ke belakamg. Sehingga ia memutuskan melakukan sidak.
"Setelah satu minggu ini kami coba mengevaluasi melihat ke lapangan. Sebelumnya, Disdagin sudah turun melihat ke beberapa tempat masih di jual. Seperti Lotte Grosir sudah menindaklanjuti edaran itu dan tidak lagi menjual produk itu," kata Rudy.
Baca Juga: Khusus SIM A dan C, Berikut Jadwal Pelayanan SIM Keliling Kota dan Kabupaten Bogor Bulan Mei 2025
Setelah dari Lotte Grosir, Rudy menuju Indogrosir, yang sebelumnya ia mendapat informasi masih menjual produk-produk mengandung babi. "Tapi, tadi kita datangi sudah tidak ada di etalase-etalasi dan ditarik sesuai arahan pemerintah," tegas Rudy.
Rudy juga memerintahkan camat menjaga agar produk mengandung babi, tidak beredar di wilayah mereka bertugas.
"Kita ingin memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Kalau masih ada produk tersebitx diimbau agar ditarik dari peredaran dan tidak boleh dijual di Kabupaten Bogor," tegas Rudy. ***



