POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kabupaten Bogor, terus mencari cara untuk mendorong Aparatur Sipil Negara (ASN) agar semakin melek teknologi, agar tidak tertinggal dalam hal pelayanan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika menngungkapkan, 70 persen ASN di Kabupaten Bogor merupakan generasi tua yang kini telah menginjak usia di atas 50 tahun.
"Sementara masyarkat kita, 70 persennya generasi muda. Ini kan harus dicari solusinya supaya frekuensinya sama dengan ASN yanh didominasi orang tua," kata Ajat, Kamis, 24 April 2025.
Baca Juga: Jalan Ambles di Batutulis, Pemkot Bogor Tancap Gas Bangun Akses Baru
Salah satu upaya yang terus dilakukan adalah literasi digital. Mengingat, halmpir segala aspek bisa diakses secara digital, tanpa harus bertatap muka, serta efisiensi pelayanan.
"Digitalisasi, sistem informasi jadi andalan. Tapi nggak bisa masing-masing dari setiap SKPD. Artinya persepsinya harus sama dalam penggunaan teknologi ini," jelas Ajat.
Dalam waktu dekat desa akan dipaksa melakukan digitalisasi. Sehingga, seluruh perencanaan pembangun akan mengacu pada data dari setiap desa agar lebih tepat sasaran.
Baca Juga: Pemkot dan DPRD Kota Bogor Nyatakan Dukungan Penuh Pembentukan Koperasi Merah Pitih
Desa baik dalam mengelola data digitalnya, akan mendapat penghargaan berupa naiknya alokasi bantuan keuangan yang diterima setiap tahunnya.
"Karena data itu akan memuat kondisi infrastruktur, potensi dan kondisi sosial masyarakat. Sehingga bisa dipakai untuk pengambilan kebijakan yang tepat," tegas Ajat. ***



