POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto dibuat geram oleh ulah Kepala Desa Gunung Menyan, Kecamatan Pamijahan Wiwin Komalasari, usai viral di media sosial lantaran menyebut geli hingga jomet nasi kotak di acara pelantikan bupati dan wakil bupati Bogor.

Meski sedang menjalani retret kepala daerah di Akademi Militer Magelang, Rudy tetap mengikuti kabar viral itu dan memerintahkan Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa (DPMD) melakukan pembinaan.

Rudy Susmanto meminta jajaran pejabat publik di lingkungan Pemkab Bogor untuk berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial.

Baca Juga: Bogor City Trail 2025: Eksplorasi Keindahan Alam Bogor dalam Perayaan HJB ke-543

"Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua, jangan sampai terulang lagi, saya himbau juga kepada pejabat publik di lingkungan Pemkab Bogor untuk lebih berhati-hati dan bijak dalam menggunakan media sosial,” tandas Bupati Bogor, Rudy Susmanto.

Kepala Dinas Pemberdayan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Renaldi Yushab Fiansyah mengatakan, sesuai arahan Bupati Bogor, atas nama Pemerintah Daerah (Pemkab) Bogor, mohon maaf apabila konten di media sosial salah satu kepala desa kami membuat beberapa pihak kurang nyaman.

“Insya Allah atas arahan Pak Bupati Bogor, saya selaku Kepala Dinas PMD Kabupaten Bogor, akan segera memanggil pihak oknum kepala desa tersebut dan melakukan pembinaan,” tandas Reynaldi.

Baca Juga: Sintha Dec Checawaty yakin Menangi Musprov Kadin Jawa Barat

Sementara itu, usai dirinya viral, Kades Wiwin Komalasari memberikan klarifikasi dan permintaan maafnya melalui akun TikTok @ratuwk1414. Menurutnya tidak ada niatan untuk menghina melainkan hanya untuk seru-seruan.

"Kita dapat makan itu kan di besek dan kita tidak makan di sana, melainkan dibawa ditenteng dan dibawa seru-seruan dan seneng gitu," kata Wiwin Komalasari.

Terkait dengan kata-kata geli menurutnya jijik melainkan lucu. Ia pun mengaku senang membawa tentengan berkat tersebut dan makan bersama rekan-rekannya sesama kades. Ia menyampaikan permintaan maaf dan mengaku akan lebih berhati-hati. ***