POJOKBOGOR.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor, tidak ingin tergiring oleh dualisme kepemimpinan pada tubuh Kadin Indonesia, baru-baru ini.

Diketahui, Kadin Indonesia kubu Arsjad Rasjid didongkel lewas Munaslub Kadin hingga Anindya Bakrie terpilih secara aklamasi dalam munaslub tersebut.

Menanggapi itu, Ketua Kadin Kabupaten Bogor Sintha Dec Checawaty mengaku tidak mengenal dualisme kepengurusan maupun kepemimpinan dan akan fokus menjalankan organisasi sesuai amanat UU Nomor 1 tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dan Kepres.

Baca Juga: Star Energy bersama BTNGHS Kembali Lepas Liarkan Elang Jawa

"Terkait kepengurusan Kadin Indonesia, Kadin Kabupaten Bogor tidak mengenal dualisme kepengurusan," kata Sintha, lewat pesan singkat, Kamis 17 September 2024.

Sinta menegaskan, Kadin Kabupaten Bogor akan menjalankan organisasi sesuai regulasi yang ada. "Sehingga kami akan mengikuti Kadin yang sudah ditetapkan Kemenkumham dan sesuai Keppres," tegas Sintha.

Sintha juga mengungkapkan, Kadin Kabupaten Bogor akan terus fokua menjadi mitra pemerintah daerah dengan mulai membuka diri untuk merangkul beragam sektor usaha yang tidak melulu berkaitan dengan jasa kontruksi.

Baca Juga: Bakal Cawabup Bogor Musyafaur Rahman Gelar Kang Mus Cup 2024, Cari Bibit Pesepakbola Unggul dari Bogor

Pelaku UMKM, hingga sekolah vokasi pun kini Kadin Kabupaten Bogor ikut terlibat. Agar pelaku UMKM dapat bersaing, serta alumnus sekolag vokasi dapat lebih mudah masuk ke dunia kerja.

"Kami ingin menjadi mitra Pemkab Bogor yang baik. Tidak hanya UMKM dan sekolag vokasi, kami juga selalu terlibat dan berusaha dalam pengendalian inflasi daerah, serta pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19," jelas Sintha. ***