POJOKBOGOR.id - Bakal calon bupati Bogor Rudy Susmanto akan menyempurnakan program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) dengan menambah alokasinya demi menyukseskan program satu sarjana satu desa.
Rudy Susmanto bakal memperluas cakupan program bantuan keuangan desa ini tak hanya untuk pembangunan infrastruktur, tetapi juga bisa untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) dan kegiatan sosial pendidikan.
"Kami telah menghitung kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), dan di tahun pertama kami rencanakan peningkatan bantuan dari satu miliar menjadi satu setengah miliar," ujar Rudy Susmanto, Selasa 10 September 2024.
Baca Juga: Pj Bupati Bogor Terima Kunjungan BPSDM Kemenkumham
Pria yang juga menjabat Ketua Sementara DPRD Kabupaten Bogor ini menjelaskan, penyempurnaan bantuan keuangan desa yang direncanakan mencakup perencanaan yang lebih komprehensif.
Salah satu prioritasnya adalah pemberian beasiswa sarjana kepada warga desa, melalui konsep "Satu Sarjana Satu Desa."
"Kami sedang melakukan kajian mendalam terkait anggaran, bentuk pendidikan yang akan diberikan, serta kemungkinan kerja sama dengan universitas," jelas Rudy Susmanto.
Rudy Susmanto juga memastikan bahwa program bantuan keuangan desa akan diperluas untuk mendukung lembaga-lembaga sosial dan pendidikan non-formal yang dikelola masyarakat desa, seperti yayasan sosial, pendidikan diniyah, dan pondok pesantren kecil.
Menurutnya, banyak dari lembaga-lembaga ini belum mendapatkan bantuan karena terkendala masalah administratif, terutama terkait status badan hukum.
"Kami sudah menjalin kerja sama dengan Ikatan Notaris Indonesia untuk membantu lembaga-lembaga ini dalam proses pembuatan badan hukum dengan biaya yang terjangkau," ungkap Rudy Susmanto.
Baca Juga: Kadin Kabupaten Bogor Terima Penghargaan atas Dedikasi di Dunia Olahraga
Dengan visi tersebut, Rudy Susmanto memastikan bahwa program Samisade akan terus dilanjutkan, namun dengan cakupan yang lebih luas.
Ia juga membuka kemungkinan mengembalikan nama program tersebut menjadi "program bantuan keuangan desa" untuk mencerminkan skala dan tujuan yang lebih komprehensif.
"Kami sedang merumuskan mekanisme yang efektif agar program ini bisa mempercepat pembangunan desa di berbagai sektor," pungkas Rudy Susmanto.***



