POJOKBOGOR.id - Polres Bogor menyiagakan sedikitnya 850 personel dalam Operasi Ketupat Lodaya 2024. Jumlah tersebut belum termasuk dari anggota TNI, maupun Pemkab Bogor seperti Dinas Perhubungan, Damkar, Satpol PP maupun BPBD.

Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro mengungkapkan dalam Operasi Ketupat Lodaya selama 13 hari itu, untuk mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah, sekaligus pengamanan libur lebaran.

"Menurut Kementerian Perhubungan, arus mudik dimulai pada 5 atau 6 April 2024. Maka kami gelar apel gelar pasukan hari ini, sesuai arahan Kapolri," kata Rio dala Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024 di Cibinong, Rabu (3/4).

Baca Juga: Pemkot Bogor Raih Penghargaan Kedua dalam Pengelolaan SP4N LAPOR!: Dedikasi Dalam Pelayanan Publik

Rio menerangkan bagi masyarakat yang hendak mudik ke  kampung halaman, dapat melapor terlebih dahulu ke polsek terdekat, untuk menghindari adanya upaya pencurian rumah kosong.

"Juga untuk kendaraan dapat dititipkan di polsek tanpa dipungut biaya. Untuk yang ditinggal mudik dan sudah melapor, nanti kita beri tanda bahwa rumah itu diawasi kepolisian," tegas Rio.

Di sela apel gelar pasukan itu, Polres Bogor juga melepas 450 pemudik peserta program mudok gratis Polres Bogor, serta pemusnahan barang bukti hasil operasi pekat, seperti miras mapun knalpot brong. ***