POJOKBOGOR.id - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor Sinta Dec Checawaty mengapresiasi betul kegiatan Gelar Pangan Murah (GPM) yang dilakukan Pemkab Bogor, belakangan ini untuk menjaga inflasi daerah.
Sintha memastikan, Kadin Kabupaten Bogor selalu melakukan pemantauan terhadap ketersediaan bahan pokok maupun kebutuhan krusial yang dicari masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.
"Sejauh ini yang perlu diintervensi adalah beras. Maka, setiap ada gelar pangan murah, setidaknya disiapkan 15 ton beras medium SPHP untuk masyarakat. Itu bagus, karena akan meringankan beban masyarakat," kata Sintha, Rabu (6/2).
Baca Juga: Iwan Setiawan Sebut Gerindra Perkasa Pertahankan Kasta Juara
Sintha menyebut, sejumlah program juga turut diturunkan oleh Kadin Kabupaten Bogor untuk intervensi kenaikan harga pangan.
Menurutnya, program yang rutin dilakukan untuk menekan inflasi di Pasar tradisional maupun modern, yakni dengan menggelar pasar murah.
"Kadin juga melakukan kegiatan bazar murah dan lain sebagainya ikut serta peran aktif dalam kegiatan pemerintah, kadin selalu hadir. Di Graha Kadin juga akan ada gelar pangan murah pada 25 Maret," kata Sintha. ***



