POJOKBOGOR.id - Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya video seorang istri memergoki suaminya, sedang berduaan dengan wanita lain, pada sebuah apartemen di Sentul, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.
Perempuan berinisial D, mengunggah video penggerebekan suaminya itu lewat akun Instagram pribadinya. Dia menuliskan, peristiwa itu terjadi pada Rabu (14/2) sekitar pukul 05.30 WIB.
Menurut D, penggerebek itu bermula dari kegundahan hatinya, lantaran gaji suaminya selalu terpotong setiap bulannya, dengan alasan potongan barang.
Baca Juga: Prabowo-Gibran Menangi Pilpres 2024, Rudy Susmanto Ikut Cukur Gundul
"Ternyata bohong! Tadi pagi (14/2) saya pergokin suami ada cekin (salah satu apartemen di Sentul), ternyata benar bathin seorang istri sah," tulisnya dalam uggahannya, Jumat (16/2).
Dalam unggahannya tersebut, ia menuliskan kesedihannya lantaran sang suami lebih memilih untuk melindungi wanita simpanannya itu.
"Saya kira mantan suami (sekarang) bakalan pelukin saya, ternyata salah (suami) lebih milih jablaynya," tulisnya dengan emoticon menangis.
Baca Juga: Kronologis KPPS di Kabupaten Bogor yang Meninggal, Kapolsek : Padahal Umurnya Baru 19 Tahun
D pun menyebut, bahtera rumah tangga dengan suaminya tersebut telah dikaruniai dua anak yang masih kecil.
"Saya ini punya anak dua, masih kecil-kecil, kok bisa ya kamu wanita penghancur rumah tangga orang, hancur batin mental saya dan anak-anak saya karena si jablai," lanjutnya.
Pada unggahan selanjutnya, D memperlihatkan proses sebelum penggerebegan, ia menuliskan, untuk mencapai kamar sang suami. D perlu menaiki tangga darurat hingga ke lantai 10.
"Nafas engos-engosan kaya mau pingsan, dan harus mengumpulkan mental kalo emang di dalam sana sama pelacur. Dan sudah terbukti semua," keluhnya.
Baca Juga: Relawan Dokter Rayendra Daur Ulang Sampah APK jadi Barang yang Bermanfaat
Di unggahan D yang lain, ia mengaku mendapatkan ancaman dari sang suami lantaran telah memviralkan aksi penggerebegan tersebut.
Kepada D, sang suami menyebut, D tak perlu menyebarkan video tersebut, dengan alasan dapat menggangu psikis sang anak yang masih belia. "Mengancam saya! Saya gak takut," tulis D lagi. ***



