POJOKBOGOR.id - Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu membentuk tim pengendali, pemantau produksi tambang, terutama soal wacana pengurangan produksi tambang Galian C hingga 50 persen di Kabupaten Bogor.
Hal tersebut untuk memastikan keamanan di wilayah Kabupaten Bogor. Mulai dari Bunar Cigudeg hingga Parungpanjang.
Menurutnya, meski kebijakan berada di Provinsi Jawa Barat, Pemkab Bogor memungkinkan untuk ikut terlibat dalam persoalan tersebut.
Baca Juga: Kabupaten Bogor dan Kota Bekasi Coba Sinergi Tangani Sungai Cileungsi
“Sehingga sama-sama kita lihat. Walaupun kewenangannya provinsi, tapi dimungkinkan dalam aturan pemerintah kabupaten bisa melakukan itu, karena memang kewenangan kita tidak bisa ikut campur terlalu dalam,” jelasnya.
Diketahui sebelumnya, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, bakal mengurangi volume produksi perusahaan tambang di wilayah Cigudeg dan Parungpanjang, Kabupaten Bogor hingga 50 persen.
Langkah tersebut dilakukan untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan di jalur tambang.
Baca Juga: Dedie Rachim : Sarana Olahraga Bisa Membentuk Generasi Kepemimpinan Masa Depan
“Benar. Dan rencana pengurangan produksi tambang itu memang arahan, karena kasus kecelakaan itu berulang dan seterusnya,” Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih. ***



