POJOKBOGOR.id - Peristiwa longsor yang menewaskan dua warga di Kampung Sempur Batas RT01/04 Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor membuat Bupati Bogor, Iwan Setiawan prihatin.
Menurutnya, peristiwa longsor yang terjadi dan menewaskan pasangan suami istri ini bisa diantasipasi apabila mitigasi bencana dilakukan sejak dini.
Oleh karenanya, Iwan Setiwan meminta kepada Tim Penanggulangan Bencana pada desa dan kecamatan untuk masif melakukan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat, terutama kepada masyarakat yang tinggal di tempat rawan bencana.
Baca Juga: Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor beri Penghargaan untuk 7 Koperasi Sehat
“Jangan sampai terjadi lagi, edukasi dengan baik kepada seluruh masyarakat sosialisasikan pentingnya mitigasi bencana, minimal mereka bisa mengungsi dari tempat rawan bencana ketika bahaya bencana mengancam,
Dalam kesempatan ini , Bupati Bogor juga memberikan sejumlah bantuan bagi korban bencana alam tanah longsor di lokasi tersebut yakni, alat-alat rumah tangga dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor dan Kemenkes RI. Kemudian bantuan keuangan dari Pemkab Bogor sebesar Rp5 juta rupiah dan bantuan keuangan pribadi dari Bupati Bogor sebesar Rp20 juta rupiah bagi masing-masing korban meninggal d
“Tambahan Rp20 juta dari kami sifatnya spontanitas bukan mau mengganti, tapi meringankan beban yang berduka untuk biaya tahlilan hari ke-3 hari ke-7 dan hari ke-40. Mudah-mudahan bisa meringankan biaya untuk keluarga korban sampai 40 hari kedepan,” ungkap Bupati Bogor.
Dalam kesempatan ini Iwan Setiawan juga telah menginstruksikan kepada DPKPP dan BPBD untuk segera melakukan rehabilitasi rumah korban, juga membuat TPT setinggi 30 meter.
Baca Juga: Bawaslu Kabupaten Bogor Siapkan 895 Personel Awasi Kampanye Pemilu 2024
“Saya minta DPKPP membangun TPT setinggi 30 meter di empat titik wilayah Dramaga juga kami akan rehabilitasi rumahnya. Serta BPBD untuk membuat status bencana karena ada korban jiwa untuk mengeluarkan anggaran Bantuan Tidak Terduga (BTT),” tandasnya. ***



