POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, tengah mengajukan izin untuk menggelar lelang jabatan terbuka untuk 10 jabatan Eselon IIB atau setara kepala dinas/badan.
Bupati Bogor Iwan Setiawan menyebut, izin tersebut sedang diajukan ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Saat edang diajukan ke Pemprov, karena harus melalui persetujuan Pemprov dan Kemendagri," kata Iwan, Senin (25/9).
Baca Juga: Tunjukkan Taring, Iwan Setiawan Mutasi Sejumlah Pejabat usai jadi Bupati Bogor
Sebanyak 10 kursi eselon II yang kini diisi oleh Pelaksana tugas (Plt) yaitu Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Sumber Daya Manusia, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan.
Kemudian, Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Sekretaris DPRD, Staf Ahli Bidang Administrasi dan Keuangan, serta Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan.
Iwan yang dilantik menjadi Bupati Bogor awal September 2023, sedang merombak susunan pejabat di Pemerintah Kabupaten Bogor, secara besar-besaran.
Baca Juga: Bupati Bogor Iwan Setiawan Butuh Anggaran Tambahan untuk Tangani Kekeringan
Pada 19 September 2023 ia melantik 94 pejabat Eselon III dan IV setelah sepekan sebelumnya merotasi sebanyak sembilan pejabat Eselon II.
Ia menjelaskan, pelantikan tersebut untuk mengisi kekosongan jabatan agar pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat berjalan lancar, juga untuk pengembangan karir pegawai.
Sehingga, ketika jabatan Bupati Bogor diisi oleh penjabat (Pj) pada akhir Desember 2023, tidak perlu bersusah payah untuk mengisi kursi-kursi jabatan di Pemerintah Kabupaten Bogor yang kosong.
Baca Juga: El Nino tidak Ganggu Stok Beras Kabupaten Bogor meski 221 Hektare Sawah Gagal Panen
“Jangan sampai nantinya Pj Bupati sibuk untuk mengisi jabatan kosong baik itu promosi maupun mutasi, saat mulai bertugas selama satu tahun lebih, jadi sekarang kita isi dulu,” ujarnya. ***



