POJOKBOGOR.id - Polsek Klapanunggal menangkap seorang pelajar pelaku tawuran di Desa Klapanunggal, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Kamis (3/8) sekitar pukul 07.00 WIB. Celurit warna kuning diamankan polisi.

Kapolsek Klapanunggal, AKP Irrine Kania Defi mengungkapkan, satu pelaku terkena sabetan senjata tajam, dalam tawuran yang melibatkan SMA Yayasan Pendidikan Amal Mulia (Yapam) dengan SMK Muhamadiyah (Dosqi) Cileungsi.

"Kami terima laporan dari warga bahwa ada aksi tawuran pagi tadi. Kemudian anggota datang ke lokasi. Kami amankan satu orang beserta barang bukti celurit warna kuning," kata Irrine.

Baca Juga: Puluhan Pelajar di Bogor Menangis Bersimpuh di Kaki Orangtuanya Gegara Gagal Tawuran, Keburu Dicokok Polisi

Dia mengungkapkan, tawuran pecah ketika pelajar SMA Yapam hendak berangkat sekolah didatangi pelajar SMK Muhamadiyah, yang kemudian terjadi bentrokan antara dua kelompok pelajar tersebut.

"Ada korban luka berinisial RA, usia 16 tahun. Dia mengalami luka pada bagian wajah dan telapak tangan kiri. Saat ini dirawat di RSUD Cileungsi. Untuk pelakunya masih dalam penyelidikan," kata Irrine.

Sebelumnya, Polsek Cileungsi Resor Bogor dibantu TRC Musang, menangkap 13 remaja yang hendak menggelar aksi tawuran di Jalan Narogong, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jumat (8/7).

Baca Juga: Polisi Kejar Pelajar Langganan Tawuran di Cileungsi

Kapolsek Cileungsi, Kompol Zulkarnaen menjelaskan, para remaja tersebut ditangkap usai pihaknya menerima informasi dari anggota TRC Musang, yang menduga meraka akan melakukan tawuran.

Polisi awalnya menangkap lima orang dan didapati mereka menguasai sebilah pedang yang terbuat dari penggaris besi. Selanjutnya polisi melakukan penyisiran dan menangkap delapan orang lain di Jalan Raya Cileungsi-Cibubur.

"Di lokasi kedua, kami temukan celurit panjang dan tongkat bisbol. Mereka saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Mapolsek Cileungsi," kata Zulkarnaen.

Baca Juga: Pelajar Tawuran di Bogor Tenteng-tenteng Senjata Tajam Malam Hari, Keburu Diciduk Polisi

Hasil pemeriksaan sementara, diketahui para remaja tersebut berasal dari SMP di wilayah Cileungsi dan Klapanunggal.

"Mereka masih sekolah dan sudah janjian untuk tawuran di wilayah Cileungsi. Yang membawa senjata tajam nanti kita proses dengan sesuai ketentuan hukum berlaku," tegasnya. ***