BOGOR.POJOKSATU.id - Kabupaten Bogor kembali mencatatkan diri sebagai destinasi wisata unggulan di Provinsi Jawa Barat. Berdasarkan catatan resmi dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang Januari hingga April 2025 telah mencapai angka 3,5 juta perjalanan.

Angka tersebut menjadikan Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan kunjungan wisatawan tertinggi di Jawa Barat.

Mengacu pada data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Bogor menempati posisi pertama dalam jumlah perjalanan wisata di provinsi ini, mengungguli dua daerah lain yang juga menjadi magnet wisata, yakni Kabupaten Bekasi dengan 2,62 juta kunjungan, serta Kota Bekasi yang mencatat 2,10 juta kunjungan pada periode yang sama.

Fakta ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat untuk berwisata ke berbagai destinasi di Bogor, baik dari kalangan wisatawan lokal maupun luar daerah.

Meski angka tersebut cukup menggembirakan, namun Disbudpar Kabupaten Bogor menilai bahwa capaian tersebut masih harus ditingkatkan untuk mencapai target yang telah ditetapkan.

Pemerintah daerah menargetkan sebanyak 13 juta kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025. Dengan demikian, kunjungan pada kuartal pertama ini baru menyumbang sekitar seperempat dari total target tahunan.

Namun demikian, optimisme tetap disampaikan oleh Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Disbudpar Kabupaten Bogor, Darmawan Yogaswara.

Ia menjelaskan bahwa hingga pertengahan tahun ini, total kunjungan wisatawan ke wilayah Kabupaten Bogor telah menembus angka 4 hingga 5 juta orang.

Angka tersebut menunjukkan progres yang cukup positif, yakni sekitar 50 persen dari total target yang dicanangkan.

"Ini sudah memasuki pertengahan tahun, artinya capaian kita sudah berada di kisaran 50 persen. Masih ada waktu yang cukup untuk mengejar kekurangannya," ujar Darmawan.

Menurutnya, salah satu faktor yang menjadi andalan dalam peningkatan kunjungan wisatawan adalah kawasan Puncak, yang sudah lama dikenal sebagai destinasi favorit, terutama saat musim libur panjang.

Ia menambahkan bahwa dalam periode liburan, hanya dalam waktu tiga hingga empat hari, kawasan Puncak dapat menarik hingga satu juta wisatawan.

Fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa potensi wisata Kabupaten Bogor masih sangat besar dan bisa diandalkan untuk mendongkrak capaian target tahunan.

"Kalau kita lihat saat libur panjang, kunjungan ke Puncak bisa sangat luar biasa. Dalam waktu singkat saja, jutaan orang bisa datang ke sana."

"Maka kami yakin, dengan strategi yang tepat dan dukungan dari pelaku wisata, target 13 juta kunjungan di akhir tahun ini bisa tercapai," tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Disbudpar juga berencana untuk terus menggencarkan promosi pariwisata serta memperkuat kerja sama dengan pelaku industri pariwisata lokal guna meningkatkan daya tarik dan kualitas layanan wisata.

Selain Puncak, berbagai destinasi lainnya seperti kawasan wisata alam di Sentul, Curug Nangka, hingga agrowisata di daerah Cibinong dan sekitarnya juga menjadi bagian dari rencana strategis untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan di paruh kedua tahun 2025.

Dengan kombinasi potensi destinasi yang beragam, momentum musim liburan, dan strategi promosi yang terus diintensifkan, Kabupaten Bogor menatap akhir tahun dengan optimisme tinggi dalam mencapai target kunjungan wisata yang ambisius. ***