POJOKBOGOR.id - Desa Wisata Batulayang Bogor, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, masuk 8 besar tingkat internasional kategori Best Tourism Village, sebuah ajang penghargaan internasional yang digelar oleh United World Tourism Organization.
Desa Wisata Batulayang Bogor menjadi desa wisata satu-satunya yang mewakili Desa Wisata di Jawa Barat.
Hal itu diungkapkan Ketua Desa Wisata Batulayang Bogor, Ade Rusmana, Jumat (4/8/23).
Ketua Desa Wisata Batulayang Bogor, Ade Rusmana, mengungkapkan bahwa Desa Wisata Batulayang menjadi perwakilan dari 64 desa wisata di Kabupaten Bogor yang masuk nominasi di ajang penghargaan internasional Best Tourism Village.
Baca Juga: Pengumuman ! Tarif Tol Bogor Ciawi Sukabumi Seksi II Digratiskan Selama 2 Bulan
“Dengan bantuan Dinas Kebudayan dan Pariwisata Kabupaten Bogor, kami coba ikut serta dan mengisi formulir yang diberikan oleh UNWTO 2023 dengan mengisi 250 pertanyaan. Alhamdulilah di Juli 2023 kemarin, kami mendapatkan kabar baik bahwa Desa Wisata Batulayang Bogor menjadi satu-satunya dari Jawa Barat maju di ajang tersebut,” ujar Ade Rusmana.
Perlu diketahui, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memilih 4 desa wisata untuk menjadi perwakilan Jawa Barat di ajang penghargaan internasional dalam nominasi Best Tourism Village.
Empat desa tersebut yaitu, Desa Wisata Batulayang Bogor Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor, Desa Wisata Pangandaran, Desa Wisata Alam Endah Kabupaten Bandung, dan Desa Wisata Cibuntu dari Kabupaten Kuningan.
Lanjut Ade Rusmana menerangkan, untuk berada di posisi saat ini, sejak tahun 2014 ia terus berupaya dan bertekad untuk memajukan masyarakat dengan mencoba menjadikan masyarakat sebagai pelaku pariwisata sehingga masyarakat memiliki tanggung jawab untuk pariwisata tersebut.
Baca Juga: Warga Bogor yang Kerja di Jakarta Diimbau Berangkat Pakai LRT Jabodetabek, Catat Lokasi Parkirnya
“Di sana bersama teman-teman, pak kades yang luar biasa supportive, dibina oleh Disbudpar, dan dibantu oleh akademisi dengan tujuan untuk mengembangkan masyarakatnya untuk tetap ikut andil dalam pengembangan dan pengelolaan pariwisata di Desa Batulayang,” jelasnya.
Menurut Ade, Desa Wisata Batulayang Bogor menerapkan beberapa destinasi yang dijual kepada wisatawan, yaitu pertama edukasi, kerajinan masyarakat sekitar yang dijadikan suatu atraksi edukasi untuk para wisatawan sehingga masyarakat juga ada pendapatan lebih dari itu semua.
Kedua pertanian, hasil pertanian tersebut tidak hanya menjual ke pasar tradisional tetapi Desa Wisata Batulayang juga mencoba menjual dalam dalam bentuk edukasinya kepada anak-anak sekolah yang coba berkunjung ke Batulayang.
Baca Juga: IHGMA Sports Day 2023 Bogor Raya Akan Segera Diselenggarakan, Cek Pendaftarannya
"Ketiga kami ada outbound dan tentu saja Desa Wisata Batulayang Bogor terus mengadakan seni budaya dengan tujuan mengangkat kembali kearifan lokal," tambahnya.
Desa Wisata Batulayang Bogor selalu berjuang untuk membuka tabir baru dalam pengembangan pariwisata yang berkualitas, berkelanjutan, dan juga eksklusif dalam menghadapi tantangan resesi global saat ini sehingga fasilitas-fasilitas desa wisata terus berkembang.
Desa Wisata Batulayang Bogor juga mengembangkan dari sisi konservasi alam, hal tersebut bentuk perhatian pada iklim Desa Wisata Batulayang.
Dengan cara memanfaatkan alam yang bagus, pemandangan yang luar biasa, dan destinasi air terjun, sehingga Desa Wisata Batulayang mampu berkembang dengan menambahkan fasilitas-fasilitas seperti camping ground, pondokan wisatawan, edukasi-edukasi, dan masih ada program-program lain yang disuguhkan untuk wisatawan.
“Sehingga kami dari sisi lingkungan tentang sampah dan segala macam, kita terus berusaha memperbaiki segala fasilitas,” tuturnya.
Menurutnya, strategi yang ia lakukan untuk mempromosikan Desa Wisata Batulayang Bogor yakni promosi media sosial, mengikuti kegiatan seperti pameran, dan penyebaran brosur-brosur. Lalu promosi melalui produk UMKM yang bisa disajikan kepada para wisatawan, yaitu Wedang Lay.



