POJOKBOGOR.id - Perayaan Hari Imlek tentu saja takkan terpisahkan dari Kelenteng. Pada Hari Imlek, penganut agama Konghucu akan beribadah di Kelenteng. Terdapat beberapa Kelenteng di Bogor.
Kelenteng di Bogor tersebut biasanya akan sangat ramai oleh orang keturunan Tionghoa dari berbagai daerah, tak hanya Bogor.
Pada umumnya Kelenteng di Bogor berfungsi juga sebagai tempat ibadah untuk Umat Buddha.
Hal ini dikarenakan pada masa Orde Baru, Konghucu dilarang dan banyak Kelenteng yang berganti nama menjadi Vihara/Wihara dan menjadi tempat ibadah umat Buddha.
Baca Juga: XL Axiata Siapkan Jaringan Berkualitas Guna Sukseskan Pemilu 2024
Biasanya di dalam Kelenteng tersebut tempat sembahyang umat Konghucu dan Buddha memiliki tempatnya masing-masing.
Berikut ini adalah daftar Kelenteng di Bogor:
1. Kelenteng Hok Tek Bio Kota Bogor (Vihara Dhanagun)
Kelenteng ini adalah salah satu Kelenteng yang paling ramai dikunjungi di Bogor.
Kelenteng ini terletak di kawasan Pecinan Jalan Suryakencana, Kota Bogor.
Kelenteng ini juga dikenal sebagai Vihara Dhanagun. Kelenteng Hok Tek Bio menjadi tempat ibadah dari tiga kepercayaan, yaitu Konghucu, Buddha, dan Taoisme.
Kelenteng ini dibangun pada tahun 1872 dengan luas sekira 180 meter dan saat ini bangunannya memiliki ukuran 635,50 meter.
Baca Juga: Kabarham Komjen Fadil Imran Jawab Soal Isu Netralitas Polri pada Pemilu 2024
Biasanya ketika Imlek dan Cap Go Meh, di Jalan Suryakencana dan di Kelenteng Hok Tek Bio sangat ramai dikunjungi oleh masyarakat Bogor, baik orang Tionghoa maupun yang lain.
2. Kelenteng Hian Tan Kong
Kelenteng Hian Tan Kong adalah Kelenteng yang terletak di Jalan Pasar Lama, Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Kelenteng ini sudah berdiri lebih dari 200 tahun.
Di lahan yang seluas 3.000 meter itu terdapat lima bangunan, yaitu bangunan utama, bangunan Kwan Im Tong, Vihara Metta Dharma, Keraton Mbah Mega Mendung, dan Keraton Aki Jenggot.
3. Vihara Dharmakaya
Kelenteng ini adalah kelenteng yang unik di Bogor.
Lokasinya berada di Jalan Siliwangi, Kota Bogor.
Baca Juga: Kementerian KLKH Kumpulkan Stakeholder di Bogor untuk Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca
Keunikan dari Vihara/Kelenteng ini adalah bangunannya yang memiliki arsitektur khas Eropa.
Bangunan ini memiliki gaya arsitektur campuran Tiongkok, Eropa, dan Indonesia.
Ternyata dahulu kelenteng ini adalah bekas bangunan Eropa yang orang lokal biasa menyebutnya sebagai Gredja Boeloloe.
Berbeda dengan Kelenteng yang lain, Kelenteng atau Vihara ini diperuntukkan untuk Umat Buddha.
4. Kelenteng Pan Kho Bio
Kelenteng Pan Kho Bio adalah Kelenteng yang sudah sangat lama di Bogor, dan bahkan tertua di Bogor.
Kelenteng ini terletak di sebuah pulau kecil di tengah sungai Ciliwung, yaitu Pulo Geulis.
Area Kelenteng Pan Kho Bio ini sudah ada sejak lama, yaitu sejak masa Kerajaan Pajajaran.
Dulunya Kelenteng ini adalah tempat petilasan Prabu Siliwangi.
Tempat ini menjadi kelenteng sejak tahun 1703 dan bertahan hingga saat ini.
Kelenteng ini terdapat altar Dewa Pan Kho dan ada altar untuk penganut Buddha.
Uniknya disini juga ada petilasan tokoh penyebar Islam yaitu Embah Sakee dan Eyang Jayaningkat. Karenanya banyak umat Islam yang berkunjung kesini juga.
5. Kelenteng Hok Tek Bio Cibinong
Selain di Jalan Suryakencana, Kota Bogor, kelenteng Hok Tek Bio ini juga ada di Cibinong, Kabupaten Bogor.
Kelenteng ini terletak dekat dengan Terminal Cibinong dan Pasar Cibinong.
Kelenteng ini ternyata sudah berdiri sejak tahun 1700-an.
Keunikan dari Kelenteng ini tidak hanya terdapat altar untuk penganut Konghucu, Taoisme, dan altar patung Buddha saja. Di sini juga terdapat bangunan masjid.
Itulah rekomendasi klenteng di Bogor yang paling banyak diserbu warga Tionghoa saat perayaan Imlek.
