BOGOR.POJOKSATU.id - Aktivitas judi online di Jawa Barat kembali menjadi perhatian publik setelah Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) merilis temuan terbaru mengenai peta sebaran pemain di tingkat kecamatan.
Berdasarkan laporan tersebut, wilayah-wilayah yang memiliki kepadatan penduduk tinggi dan berada di kawasan perkotaan tercatat sebagai titik paling dominan dalam perputaran transaksi maupun aktivitas permainan judi daring.
Dalam laporan itu, Kecamatan Tambun Selatan di Kabupaten Bekasi menempati urutan teratas dengan jumlah pemain terbanyak, mencapai 23.975 orang.
Angka ini menjadi yang tertinggi di seluruh Jawa Barat, menggambarkan tingginya aktivitas judi online di kawasan tersebut.
Posisi Tambun Selatan kemudian diikuti oleh sejumlah kecamatan lain seperti Cimanggis dan Cibinong, yang juga termasuk dalam daftar wilayah dengan jumlah pemain besar.
Di Kabupaten Bogor sendiri, dua kecamatan masuk dalam radar utama. Cibinong tercatat memiliki sekitar 18.497 orang yang aktif bermain judi online.
Sementara Gunung Putri menyusul dengan 14.872 pemain. Jumlah tersebut menempatkan kedua wilayah itu sebagai bagian dari kantong aktivitas judi daring terbesar di Bogor.
PPATK menyebutkan bahwa data ini dikumpulkan dari hasil analisis transaksi keuangan yang terhubung dengan platform judi online.
Temuan tersebut diharapkan mampu menjadi landasan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat langkah pencegahan di masing-masing wilayah.
Termasuk peningkatan edukasi kepada masyarakat, pengetatan pengawasan, serta upaya kolaboratif bersama aparat penegak hukum.
Maraknya judi online tidak hanya menimbulkan kerugian finansial bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi memicu berbagai dampak sosial lainnya, mulai dari peningkatan utang hingga gangguan stabilitas keluarga.
Karena itu, laporan terbaru PPATK ini menjadi peringatan penting bagi pemerintah daerah agar lebih serius menekan laju penyebaran praktik ilegal tersebut sebelum dampaknya semakin meluas. ***



