BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah mengimbau calon jamaah umrah untuk menunda keberangkatan dalam waktu dekat menyusul situasi di kawasan Timur Tengah yang dinilai belum sepenuhnya kondusif.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk kehati-hatian demi keselamatan warga negara Indonesia.

“Kami ingin menyampaikan dan mengimbau kepada seluruh jamaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatan sementara sampai kondisi benar-benar kondusif di Timur Tengah,” ujar Dahnil.

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan memastikan keamanan dan kenyamanan WNI yang hendak menjalankan ibadah di Arab Saudi.

Pemerintah, kata dia, terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan otoritas terkait.

Bagi jamaah yang saat ini sudah berada di Tanah Suci, pemerintah meminta agar tetap menjalin komunikasi intensif dengan Kantor Urusan Haji, Konsulat Jenderal RI, serta perwakilan resmi pemerintah Indonesia di Arab Saudi.

Selain itu, keluarga jamaah di Indonesia juga diminta tidak panik. Pemerintah memastikan seluruh perangkat diplomatik dan layanan haji tetap siaga untuk memberikan perlindungan dan pendampingan.

“Pemerintah tetap fokus memastikan keamanan dan kenyamanan jamaah yang sedang menunaikan ibadah di sana,” tegas Dahnil.

Imbauan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan perjalanan ibadah ke luar negeri, khususnya di tengah dinamika geopolitik kawasan. ***