BOGOR.POJOKSATU.id - Tiga orang dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terinfeksi Hantavirus saat berada di kapal pesiar MV Hondius berbendera Belanda yang berlayar di Samudra Atlantik.
Selain tiga korban meninggal, seorang penumpang lain yang telah dinyatakan positif terinfeksi hantavirus saat ini masih menjalani perawatan intensif di Afrika Selatan.
World Health Organization atau WHO mengumumkan kabar tersebut melalui pernyataan resmi di media sosial pada Senin (4/5/2026).
Pihak berwenang kini masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penyebaran virus terhadap penumpang lain di kapal tersebut.
Hantavirus diketahui merupakan penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat seperti tikus dan mencit. Penularan umumnya terjadi akibat kontak dengan urine, kotoran, atau air liur hewan yang telah terinfeksi.
WHO menyebut hantavirus pada umumnya tidak menular dari manusia ke manusia. Namun dalam kasus tertentu yang sangat jarang, penularan antarmanusia tetap dimungkinkan terjadi.
Secara global, jumlah kasus hantavirus diperkirakan mencapai 150 ribu hingga 200 ribu kasus setiap tahun di berbagai negara.
Meski demikian, penyebaran virus ini dinilai tidak semasif penyakit yang menyebar melalui udara seperti COVID-19 maupun influenza.
Di tengah perhatian publik terhadap kasus tersebut, media sosial juga ramai membahas unggahan lama dari akun X bernama @iamasoothsayer yang sempat menyinggung hantavirus pada tahun 2022.
Dalam unggahan yang dibuat pada 11 Juni 2022 itu, akun tersebut menuliskan prediksi bahwa pandemi Corona akan berakhir pada 2023 dan hantavirus akan muncul pada 2026.
Cuitan tersebut kembali viral setelah munculnya sejumlah laporan kasus hantavirus di berbagai negara, termasuk Indonesia.
Para ahli tetap mengimbau masyarakat untuk mengutamakan informasi resmi dari otoritas kesehatan dan tidak mudah terpancing spekulasi di media sosial.
Pemerintah dan lembaga kesehatan di berbagai negara juga terus meningkatkan pengawasan serta edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan penyakit yang ditularkan melalui hewan pengerat tersebut. ***



