BOGOR.POJOKSATU.id - Dr. Masaru Emoto, peneliti asal Jepang yang dikenal lewat pandangannya tentang hubungan pikiran dan tubuh, pernah mengungkap bahwa penyakit tidak hanya dipengaruhi oleh apa yang kita makan, tetapi juga oleh cara kita berpikir.
Menurutnya, menjaga pikiran tetap positif merupakan salah satu kunci utama untuk meraih kesehatan yang optimal.
Ia bahkan mencontohkan, orang dengan gangguan jiwa yang tidak terlalu memperhatikan pola makan tetap dapat bertahan sehat, yang menurutnya menunjukkan peran besar keseimbangan mental terhadap kondisi fisik.
Sebaliknya, pikiran negatif dan emosi yang tidak terkendali diyakini dapat melemahkan tubuh.
Emoto menekankan bahwa kemarahan singkat selama lima menit saja dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh selama beberapa jam.
Meski begitu, pandangan Emoto menuai kritik dari kalangan ilmuwan. Penelitiannya dianggap tidak memenuhi kaidah metode ilmiah dan sering digolongkan sebagai pseudoscience.
Namun, terlepas dari kontroversi tersebut, idenya tetap memancing rasa ingin tahu publik dan memicu diskusi hangat tentang kaitan erat antara pikiran, emosi, dan kesehatan fisik. ***



