BOGOR.POJOKSATU.id - RSUP Prof. Ngoerah Denpasar mengambil langkah tegas dengan memulangkan sejumlah mahasiswa program profesi kedokteran (koas) dari Universitas Udayana setelah mereka terbukti menunjukkan perilaku yang tidak etis dan tidak empatik terhadap korban bunuh diri.

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam menegakkan nilai-nilai profesionalisme dan kemanusiaan di lingkungan kerja medis.

Plt. Direktur Utama RSUP Prof. Ngoerah, dr. I Wayan Sudana, M.Kes., menegaskan bahwa tindakan para mahasiswa tersebut tidak sesuai dengan prinsip etika yang dijunjung tinggi oleh pihak rumah sakit.

“RS Ngoerah telah mengambil langkah tegas dengan mengembalikan peserta didik tersebut ke Universitas Udayana untuk dilakukan pendalaman serta investigasi lebih lanjut,” ujarnya.

Sementara itu, Manager Hukum dan Humas RSUP Prof. Ngoerah, Dewa Ketut Kresna, menyampaikan bahwa ada tiga mahasiswa yang diduga terlibat dalam kasus dugaan perundungan ini.

Namun, identitas mereka belum dapat dipublikasikan karena proses evaluasi dan pemeriksaan masih berlangsung.

Pihak rumah sakit menegaskan komitmennya untuk menjaga lingkungan yang profesional, beretika, dan manusiawi.

RSUP Prof. Ngoerah juga menekankan bahwa setiap bentuk pelanggaran etika akan ditindak tegas demi menjaga integritas institusi serta keamanan dan kesehatan psikologis seluruh tenaga medis dan pasien di lingkungan rumah sakit. ***