BOGOR.POJOKSATU.id - Duka mendalam kembali menyelimuti keluarga korban rudapaksa dan pembunuhan bocah perempuan berusia 12 tahun di kawasan Kampung Sawah, Cilincing, Jakarta Utara.
Sang ibu dikabarkan meninggal dunia pada Kamis malam, 16 Oktober 2025, di kampung halamannya di Indramayu, Jawa Barat, sekitar pukul 21.30 WIB.
Kabar meninggalnya ibu korban sontak mengundang rasa haru dan simpati masyarakat.
Ia disebut tidak mampu menahan kesedihan mendalam setelah kehilangan anak semata wayangnya yang menjadi korban kekerasan keji oleh seorang remaja berusia 16 tahun.
Sejak peristiwa tragis itu terjadi, kondisi sang ibu dikabarkan terus menurun hingga akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.
Jenazah almarhumah rencananya akan dimakamkan berdampingan dengan makam sang anak di Indramayu, tempat keduanya akan beristirahat dalam satu liang lahad.
Sejumlah keluarga, kerabat, dan warga sekitar turut hadir memberikan penghormatan terakhir serta doa bagi keduanya.
Tragedi ini meninggalkan luka mendalam tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga masyarakat luas yang ikut berduka atas hilangnya dua nyawa dalam waktu berdekatan.
Kejadian tersebut menjadi pengingat pentingnya perhatian dan perlindungan terhadap anak-anak, serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku kekerasan seksual dan kejahatan terhadap anak. ***



