BOGOR.POJOKSATU.id - Membatalkan pesanan ojek online kini tidak selalu gratis. Dalam kondisi tertentu, pelanggan bisa dikenakan biaya pembatalan atau cancellation fee.

Biaya tersebut diberikan sebagai bentuk kompensasi kepada mitra pengemudi yang sudah meluangkan waktu, menempuh perjalanan, atau bahkan sudah tiba di titik penjemputan.

Gojek menjelaskan bahwa 100 persen biaya pembatalan akan dibayarkan kepada mitra driver sebagai kompensasi atas waktu tunggu maupun proses penjemputan yang sudah dilakukan.

Pembayaran dilakukan secara cashless melalui GoPay, kartu, atau e-wallet. Jika pelanggan memilih pembayaran tunai, biaya akan dicatat sistem dan perlu dibayar sebelum melakukan pemesanan berikutnya.

Untuk layanan GoCar, Gojek menerapkan biaya pembatalan sebesar Rp3.000 di sejumlah kota secara bertahap.

Kebijakan ini berlaku dalam kondisi tertentu, misalnya ketika pelanggan membatalkan pesanan saat pengemudi sudah tiba di titik penjemputan sesuai lokasi aplikasi.

Meski begitu, pelanggan tidak otomatis selalu dikenakan denda. Gojek menyebut biaya pembatalan tidak berlaku jika pembatalan dilakukan oleh driver di luar ketentuan, driver tiba di titik jemput yang tidak sesuai aplikasi, atau pembatalan terjadi di luar aturan yang berlaku.

Selain Gojek, layanan seperti Grab juga memiliki ketentuan biaya pembatalan dalam kondisi tertentu.

Umumnya, biaya dikenakan jika pelanggan membatalkan setelah driver menerima pesanan dan sudah menunggu atau bergerak menuju lokasi penjemputan.

Kebijakan ini memunculkan pro dan kontra. Dari sisi driver, biaya pembatalan dianggap lebih adil karena mereka sudah mengeluarkan waktu, tenaga, bensin, dan peluang menerima order lain.

Namun dari sisi pelanggan, aturan ini juga perlu dijalankan secara transparan. Pelanggan harus mendapat informasi yang jelas kapan pembatalan masih gratis dan kapan mulai dikenakan biaya.

Dengan adanya aturan ini, pelanggan diimbau lebih teliti sebelum memesan. Pastikan titik jemput sudah benar, tujuan sudah sesuai, dan benar-benar siap berangkat sebelum menekan tombol pesan.

Apakah aturan denda pembatalan ini adil? Bagi driver, kebijakan ini bisa menjadi perlindungan dari pembatalan sepihak.

Tapi bagi pelanggan, keadilan baru terasa jika sistemnya jelas, tidak merugikan, dan tetap memberi ruang komplain saat biaya pembatalan dianggap tidak sesuai. ***