BOGOR.POJOKSATU.id - Permasalah sampah di Indonesia memang seolah tidak ada ujungnya, dan kini yang menjadi sorotan adalah sampah menumpuk dan belum juga diankut di Pasar Gedebage, Kota Bandung.

Tumpukan sampah di Pasar Gedebage Kota Bandung ternyata membuat Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi akhirnya turun tangan dan meninjau langsung lokasi tumpukan sampah.

Berdasarkan pantauan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama dengan Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meninjau langsung situasi di Pasar Gedebage, Kota Bandung.

"Jadi ini sampah di Gedebage teh sampai ratusan ton jadi faktor utama kan tidak diangkut dan tidak dikelola," ungkap Dedi Mulyadi, pada postingannya.

Dedi juga langsung menanyakan pada Walikota Bandung Muhammad Farhan mengenai tumpukan sampah yangn tidak diangkut hingga menimbulkan bau menyengat.

"Ari duit dari pedagangnya masuk? (Uang dari pedagang masuk?)" tanya Dedi Mulyadi.

"Masuk," jawab Farhan.

"Ke siapa?" tanya Gubernur Jabar lagi.

"Ke pengelola," kata Farhan yang kemudian menjelaskan terdapat tiga pengelola di Pasar Gedegade yakni swasta, kedua paguyuban serta PD Pasar yang memiliki tanggung jawab masing-masing.

Bukan hanya itu saja, Walikota Bandung tersebut juga menjelaskan sejak Desember 2024 sampah di Pasar Gedebage ini ternyata tidak diangkut bahkan mencapai 600 ton.

"Pada akhirnya sia anu mungut aing anu ngangkut (pada akhirnya kamu yang mungut saya yang mengangkut), nasib jadi gubernur jeung wali kota ayeuna teh kitu (nasib menjadi gubernur dan wali kota sekarang itu begitu," kata Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi mengaku sampah yang ada ini harus segera diangkut dan dibersihkan demi terciptanya kenyamanan. Sebab jika dibiarkan terlalu lama akan menimbulkan bau yang tidak sedap. ***