BOGOR.POJOKSATU.id - Badan Pengelola Investasi Danantara menyiapkan investasi jumbo senilai Rp20 triliun untuk mengembangkan proyek peternakan ayam terintegrasi di berbagai wilayah Indonesia.
Program ini dirancang tidak hanya untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, tetapi juga menciptakan lapangan kerja dalam skala besar.
Melalui proyek tersebut, Danantara menargetkan terciptanya sekitar 1,46 juta lapangan kerja baru, mulai dari sektor hulu hingga hilir.
Skema peternakan terpadu ini mencakup pembibitan, pakan, budidaya, hingga distribusi ayam dan telur.
Tahap awal program akan dilaksanakan di enam daerah sebagai proyek percontohan. Setelah itu, pengembangan akan diperluas secara bertahap hingga mencakup 30 titik di berbagai wilayah nasional.
“Investasi ini diarahkan untuk membangun ekosistem peternakan ayam yang terintegrasi dan berkelanjutan, sekaligus membuka peluang kerja luas bagi masyarakat,” ujar perwakilan Danantara dalam keterangan resminya.
Selain memperkuat pasokan ayam dan telur di dalam negeri, proyek ini juga diharapkan memberi dampak langsung bagi peternak rakyat.
Melalui kemitraan dan integrasi sistem produksi, peternak kecil didorong untuk masuk ke rantai pasok yang lebih efisien dan berdaya saing.
Pemerintah menilai langkah ini strategis dalam menjaga stabilitas harga pangan protein hewani sekaligus memperkuat ekonomi daerah.
Dengan dukungan investasi jangka panjang, sektor peternakan ayam diharapkan mampu tumbuh lebih modern, produktif, dan inklusif. ***



