POJOKBOGOR.ID - Kabar penting kembali datang untuk Bapak/Ibu guru penerima Tunjangan Profesi Guru (TPG).
Memasuki bulan Maret 2026, sistem Info GTK dilaporkan mulai melakukan proses penarikan data lebih awal dari biasanya.
Percepatan ini berkaitan dengan adanya libur hari besar keagamaan dan cuti bersama yang cukup panjang di bulan Maret.
Baca Juga: THR ASN DKI Jakarta 2026 Siap Cair! Pramono Pastikan Ikut Keputusan Pusat, Anggaran Sudah Aman
Agar proses administrasi tunjangan guru tetap berjalan lancar, validasi data pun dilakukan lebih cepat.
Karena itu, bagi Bapak/Ibu yang memiliki perubahan data di Dapodik, terutama terkait jam mengajar dan rombongan belajar (rombel), sebaiknya segera melakukan pembaruan dan sinkronisasi sebelum batas waktu 7 Maret 2026.
Langkah ini penting agar data Bapak/Ibu tidak tertinggal saat sistem pusat mulai menarik data untuk proses validasi tunjangan.
Tarik Data Info GTK Dimulai Lebih Awal
Biasanya proses validasi tunjangan guru dilakukan pada pertengahan bulan.
Namun pada Maret 2026, jadwal tersebut mengalami penyesuaian.
Sistem pusat mulai mempercepat proses tarik data dari Dapodik ke Info GTK agar proses verifikasi bisa selesai sebelum masa libur panjang.
Artinya, data terakhir yang tersimpan di Dapodik sebelum tanggal 7 Maret akan menjadi dasar dalam proses validasi tunjangan bulan ini.
Jika sekolah melakukan perubahan data setelah tanggal tersebut, kemungkinan besar perubahan itu belum terbaca dalam validasi bulan Maret.
Makanya penting sekali memastikan semua data sudah benar sebelum batas waktu tersebut.
Perubahan Jam Mengajar dan Rombel Harus Segera Diperbarui
Bapak/Ibu, salah satu data yang paling sering mempengaruhi validasi TPG adalah beban jam mengajar.
Jika ada perubahan rombel, pembagian jam baru, atau penyesuaian tugas mengajar di sekolah, data tersebut harus diperbarui di Dapodik agar terbaca oleh sistem Info GTK.
Baca Juga: Kapan Cair THR 2026? Ini Prediksi Tanggal Cair THR ASN, Pensiunan hingga Karyawan Swasta
Kenapa ini penting?
Karena sistem validasi tunjangan akan mengecek apakah guru telah memenuhi beban kerja minimal yang disyaratkan.
Jika jam mengajar tidak terbaca atau tidak sesuai, status di Info GTK bisa menjadi tidak valid.
Selain jam mengajar, beberapa data lain yang juga perlu diperhatikan antara lain:
1. Tugas tambahan guru
2. Status kepegawaian
3. Data pribadi guru
4. Riwayat pendidikan dan sertifikasi
Baca Juga: Hari Raya Idul Fitri Diperkirakan Jatuh Pada Tanggal 21 Maret 2026
Kalau ada perubahan pada data tersebut, sebaiknya segera diperbarui sebelum proses sinkronisasi dilakukan.
Tidak Semua Sekolah Harus Sinkron Dapodik
Namun perlu dipahami juga, Bapak/Ibu.
Sinkronisasi Dapodik sebenarnya tidak selalu wajib dilakukan jika tidak ada perubahan data sama sekali.
Jika data guru di sekolah masih sama seperti sebelumnya, sistem biasanya akan membaca data dari sinkronisasi terakhir.
Bahkan dalam beberapa kasus, sinkronisasi yang terlalu sering justru bisa membebani server pusat.
Jadi langkah paling aman adalah cek dulu apakah ada perubahan data atau tidak.
Kalau memang ada perubahan, baru lakukan pembaruan dan sinkronisasi.
Baca Juga: Kapan Cair THR 2026? Ini Prediksi Tanggal Cair THR ASN, Pensiunan hingga Karyawan Swasta
Tapi jika tidak ada perubahan sama sekali, biasanya tidak perlu melakukan sinkron ulang.
Yuk Cek Data Sebelum Batas Waktu
Percepatan proses validasi ini memang membuat waktu perbaikan data menjadi lebih sempit.
Karena itu, Bapak/Ibu sebaiknya mulai mengecek data di Dapodik dan Info GTK dari sekarang.
Pastikan jam mengajar, rombel, serta data lainnya sudah sesuai.
Kalau ada yang perlu diperbaiki, segera koordinasikan dengan operator sekolah agar proses sinkronisasi bisa dilakukan sebelum tanggal 7 Maret.
Dengan begitu, peluang data Bapak/Ibu masuk dalam proses validasi bulan ini akan jauh lebih besar.
Jadi, sebelum terlalu sibuk dengan aktivitas mengajar minggu ini, yuk sempatkan sebentar untuk memastikan data kita sudah aman di sistem.
Siapa tahu ini yang menentukan kelancaran pencairan TPG bulan Maret 2026.***




