BOGOR.POJOKSATU.id - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau Zulhas secara terbuka mengakui adanya kegagalan dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Program yang menjadi salah satu program andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut masih menghadapi berbagai persoalan meski didukung anggaran yang besar.
Pernyataan itu disampaikan Zulhas saat menghadiri Seminar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Bandar Lampung.
Dalam pidatonya, Zulhas secara terang-terangan menyebut MBG sebagai salah satu program yang mengalami kegagalan dalam pelaksanaannya.
“Apa yang gagal, MBG. MBG kita akui gagal,” kata Zulhas.
Zulhas kemudian menyinggung besarnya anggaran yang telah disiapkan pemerintah untuk menjalankan program tersebut.
Namun menurutnya, dukungan anggaran besar belum otomatis membuat pelaksanaan MBG terbebas dari berbagai persoalan.
Masalah yang muncul dalam pelaksanaan program tersebut menjadi perhatian pemerintah dan mendorong dilakukannya pembenahan.
Sorotan terutama diarahkan terhadap aspek manajemen dan pengelolaan program di lapangan.
Zulhas menyebut sejumlah pihak yang dinilai bermasalah dalam pengelolaan program telah diproses.
Pemerintah juga melakukan perubahan sebagai bagian dari upaya memperbaiki pelaksanaan MBG ke depan.
Meski mengakui adanya kegagalan, pemerintah tidak serta-merta menghentikan program Makan Bergizi Gratis.
Sebaliknya, pembenahan akan dilakukan secara bertahap agar berbagai persoalan yang muncul dapat diselesaikan.
Zulhas pun meminta masyarakat memberikan waktu kepada pemerintah untuk melakukan perbaikan tersebut.
Pemerintah belum menjanjikan semua persoalan MBG bisa selesai dalam waktu singkat.
Pernyataan Zulhas tersebut menjadi sorotan karena MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintah dengan cakupan penerima yang luas dan kebutuhan anggaran besar.***



