POJOKBOGOR.ID – Kabar baik bagi para aparatur sipil negara (ASN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) ASN 2026 akan cair 100 persen paling lambat pekan ini.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya menanggapi keluhan sejumlah ASN yang mengaku belum menerima THR menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Menurutnya, dana THR sebenarnya sudah tersedia dan siap disalurkan. Proses pencairan kini tinggal menunggu mekanisme distribusi dari masing-masing instansi.
Baca Juga: Resmi! PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Bone Dapat THR Lebaran 2026, Pemda Gelontorkan Rp3,9 Miliar
“Uangnya kan di kita. Begitu kita setujui, sudah keluar. Kita sudah tekan persetujuannya, jadi tidak perlu khawatir,” kata Purbaya dikutip pojokbogor.id dari tribunnews pada 7/2/2026.
Penyaluran THR ASN Pusat Sudah Rp3 Triliun
Purbaya juga memaparkan data terbaru terkait realisasi pembayaran THR hingga 6 Maret 2026 pukul 16.30 WIB.
Untuk ASN yang bekerja di instansi pemerintah pusat, total dana THR yang sudah disalurkan mencapai Rp3 triliun.
Baca Juga: 6 Menu Sahur Praktis dan Sehat untuk Puasa Ramadhan, Lengkap dengan Resep Sederhana
Dana tersebut telah dibayarkan kepada sekitar 631 ribu pegawai dari total sekitar 2,2 juta ASN di instansi pusat.
Artinya, masih ada sebagian pegawai yang belum melakukan pencairan atau masih menunggu proses administrasi di instansinya masing-masing.
THR Pensiunan Hampir Seluruhnya Cair
Sementara itu, untuk pensiunan ASN, pencairan THR sudah hampir seluruhnya selesai.
Kementerian Keuangan mencatat dana sebesar Rp11,4 triliun telah disalurkan kepada 3.588.570 pensiunan.
Jumlah tersebut setara dengan sekitar 93,55 persen dari total penerima pensiun.
Penyaluran THR bagi pensiunan dilakukan melalui PT Taspen, yang selama ini mengelola dana pensiun aparatur sipil negara.
Pencairan THR ASN Daerah Masih Minim
Berbeda dengan instansi pusat dan pensiunan, pencairan THR untuk ASN daerah masih tergolong rendah.
Hingga saat ini baru 3 pemerintah daerah yang melaporkan realisasi pembayaran THR.
Total anggaran yang sudah dicairkan untuk ASN daerah baru mencapai sekitar Rp127,6 miliar dengan jumlah penerima sekitar 16.848 pegawai.
Padahal secara keseluruhan terdapat lebih dari 540 pemerintah daerah di seluruh Indonesia yang akan menyalurkan THR bagi ASN mereka.
Menurut Purbaya, lambatnya pencairan di daerah biasanya berkaitan dengan proses administrasi dan mekanisme pencairan di masing-masing instansi.
Pencairan Tergantung Instansi
Purbaya menegaskan bahwa dana THR sebenarnya sudah disiapkan pemerintah pusat.
Baca Juga: BHR OJOL 2026 RESMI! Mitra Gojek, Grab, dan Maxim Berpotensi Terima Rp1,6 Juta, Ini Lengkapnya
Namun proses pencairan tetap bergantung pada kecepatan masing-masing instansi atau pemerintah daerah dalam mengajukan pencairan dana.
“Uangnya sudah siap semua, tinggal seberapa cepat instansi mencairkannya,” jelasnya.
Ia pun memastikan dalam waktu sekitar satu minggu ke depan seluruh ASN dan pensiunan sudah menerima THR mereka.
Pemerintah memastikan dana THR ASN 2026 sudah tersedia dan siap dicairkan.
Hingga awal Maret 2026, realisasi pembayaran telah mencapai Rp3 triliun untuk ASN pusat dan Rp11,4 triliun untuk pensiunan.
Meski sebagian ASN daerah masih menunggu proses pencairan, Menteri Keuangan menegaskan seluruh THR akan cair paling lambat pekan ini.
Kepastian ini diharapkan bisa memberikan ketenangan bagi jutaan ASN yang menunggu tunjangan menjelang Lebaran.***




