BOGOR.POJOKSATU.id – Pemerintah kembali menyiapkan anggaran besar untuk menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2027 mendatang.
Dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027, Badan Gizi Nasional (BGN) mendapat alokasi dana sebesar Rp240,2 triliun.
Anggaran tersebut akan difokuskan untuk membiayai pelaksanaan program MBG yang ditargetkan menjangkau sekitar 72,1 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.
Berdasarkan dokumen Nota Keuangan beserta RAPBN Tahun Anggaran 2027, penerima manfaat program tersebut berasal dari berbagai kelompok usia dan kategori masyarakat.
Sasarannya mencakup balita, anak prasekolah, siswa sekolah dasar hingga menengah, santri di pondok pesantren, ibu hamil, hingga ibu menyusui.
Pemerintah menilai program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar program bantuan pangan, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang lebih baik, pemerintah berharap kualitas kesehatan dan kemampuan belajar anak dapat meningkat sejak usia dini.
Program tersebut juga diharapkan memberikan dampak terhadap produktivitas tenaga kerja di masa mendatang.
Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai dapat memperkuat daya saing nasional sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Meski nilainya mencapai ratusan triliun rupiah, anggaran BGN untuk program MBG pada 2027 justru lebih rendah dibandingkan dengan alokasi tahun sebelumnya.
Pada Tahun Anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan dana sekitar Rp268 triliun melalui BGN untuk menyelenggarakan program Makan Bergizi Gratis.
Saat itu, jumlah penerima manfaat yang ditargetkan mencapai sekitar 82,9 juta orang.
Artinya, terdapat penurunan baik dari sisi anggaran maupun target penerima manfaat pada tahun 2027 dibandingkan tahun 2026.
Meski demikian, pemerintah tetap menempatkan program MBG sebagai salah satu program prioritas nasional yang diharapkan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas generasi Indonesia. ***



