POJOKBOGOR.id, Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menerima kunjungan kerja Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) ke Integrated Terminal (IT) Jakarta dan Rest Area KM 57A Tol Jakarta–Cikampek, Rabu (8/7).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan keandalan infrastruktur distribusi energi sekaligus meninjau konsistensi penerapan aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dalam operasional.
Dalam agenda tersebut, Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan didampingi Direktur Logistik dan Infrastruktur PT Pertamina (Persero) Jaffee Arizon Suardin, Direktur Optimasi Hilir & Distribusi PT Pertamina Patra Niaga Hari Purnomo, serta Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat Freddy Anwar bersama jajaran manajemen.
Baca Juga: Bupati Bogor Siapkan Proyek Kereta Gantung Summarecon-Gunung Mas, Libatkan Investasi Swasta
Peninjauan diawali di Integrated Terminal Jakarta, yang menjadi salah satu infrastruktur strategis penopang distribusi energi untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
Rombongan melihat secara langsung proses penerimaan, penyimpanan, hingga penyaluran energi guna memastikan seluruh tahapan operasional berjalan sesuai standar sehingga pasokan energi kepada masyarakat tetap terjaga.
Kunjungan kemudian berlanjut ke Rest Area KM 57A Tol Jakarta–Cikampek.
Baca Juga: Telkomsel 5G Video Competition Dibuka, Bikin Video Bertema Jakarta dan Rebut Hadiah Menarik
Di lokasi tersebut, rombongan meninjau kesiapan layanan energi bagi masyarakat, termasuk sarana pendukung serta implementasi standar HSSE dalam pelayanan di lapangan.
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochamad Iriawan, menegaskan bahwa keandalan distribusi energi tidak dapat dipisahkan dari penerapan budaya keselamatan kerja di seluruh lini operasional.
“Keandalan distribusi energi merupakan tanggung jawab yang harus dijaga bersama. Karena itu, penerapan HSSE harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas operasional. Dengan disiplin menjalankan prosedur keselamatan dan pengelolaan risiko yang baik, Pertamina dapat terus menghadirkan layanan energi yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Iriawan.
Direktur Optimasi Hilir & Distribusi PT Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo, mengatakan bahwa keberhasilan distribusi energi bergantung pada kesiapan infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, serta konsistensi penerapan standar HSSE di setiap proses operasional.
“Keandalan distribusi energi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh kedisiplinan dalam menjalankan prosedur kerja dan budaya HSSE. Kami terus memperkuat seluruh aspek tersebut agar pelayanan energi kepada masyarakat tetap aman dan optimal,” ujar Hari Purnomo.
Sementara itu, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Freddy Anwar, menyebut kunjungan tersebut menjadi dorongan untuk terus memperkuat budaya keselamatan sekaligus meningkatkan kualitas operasional perusahaan.
“Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus menjaga keandalan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui penerapan HSSE yang konsisten dan dukungan seluruh pekerja, kami optimistis distribusi energi di wilayah Jawa Bagian Barat tetap berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Freddy.
Melalui kunjungan kerja ini, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keandalan distribusi energi melalui penerapan HSSE secara konsisten, sekaligus memastikan layanan energi yang aman, andal, dan berkelanjutan dalam mendukung ketahanan energi nasional.***




