POJOKBOGOR.id - Tahun 2025 belum tuntas, tapi aroma liburan tahun depan sudah lebih dulu menggoda.

Pemerintah resmi merilis daftar hari libur nasional dan cuti bersama 2026, lengkap dengan rangkaian long weekend yang bikin siapa saja ingin langsung membuka aplikasi booking hotel.

Pengumuman tersebut disampaikan seusai rapat tingkat menteri dan dituangkan dalam SKB tiga menteri yakni Menteri Agama, Menteri PANRB, dan Menteri Ketenagakerjaan.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, mengungkapkan bahwa tahun depan akan ada 17 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama.

“Cuti bersama 2026 ditempatkan berdampingan dengan hari besar keagamaan dan nasional,” ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta.

Rangkaian cuti bersama tersebut antara lain pada 16 Februari (Imlek), 18 Maret (Nyepi), 20–24 Maret (Idul Fitri), 15 Mei (Kenaikan Yesus), 28 Mei (Idul Adha), serta 24 Desember (Natal).

Kombinasi tanggal merah itu menghasilkan sederet akhir pekan panjang yang menggoda untuk merencanakan liburan.

9 Long Weekend Menanti di 2026

Dari kalender yang sudah disusun pemerintah, setidaknya ada sembilan long weekend sepanjang tahun:

1. 16–18 Januari
2. 14–17 Februari
3. 16–18 Februari
4. 18–24 Maret (paling panjang: 7 hari!)
5. 3–5 April
6. 1–3 Mei
7. 30 Mei–1 Juni
8. 15–17 Agustus
9. 24–27 Desember

Yang menarik, bulan Mei 2026 jadi bulan dengan hari kerja tersedikit.

Dengan akumulasi tanggal merah dan akhir pekan, jumlah hari liburnya mencapai setengah bulan.

Efektifnya, karyawan hanya punya 16 hari kerja di bulan itu.

Selain long weekend, pemerintah juga merinci daftar lengkap hari libur nasional, mulai dari Tahun Baru 1 Januari, perayaan keagamaan berbagai agama, hingga momen nasional seperti Hari Buruh, Hari Lahir Pancasila, dan Proklamasi Kemerdekaan.

Dengan kalender ini, 2026 tampaknya bakal jadi tahun yang menyenangkan bagi pecinta liburan.

Mau rencanakan traveling jauh atau sekadar healing tipis-tipis, sekarang tinggal pilih tanggalnya.