POJOKBOGOR.ID – Kabar baik datang bagi para pengemudi ojek online (ojol) dan kurir layanan pengantaran di Indonesia.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran 2026, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) kembali menyoroti pemberian Bonus Hari Raya (BHR) bagi para pekerja sektor ekonomi digital, termasuk driver ojol dan kurir.
Kebijakan ini menjadi perhatian publik karena selama ini pengemudi ojol dan kurir tidak berstatus sebagai karyawan tetap, melainkan mitra perusahaan aplikasi.
Akibatnya, mereka tidak otomatis mendapatkan Tunjangan Hari Raya (THR) seperti pekerja formal pada umumnya.
Baca Juga: Ramadan Penuh Berkah, Pertamina Ajak Komunitas Ojol dan UMKM Santuni 60 Anak Yatim di Tangerang
Namun, pemerintah mendorong perusahaan platform digital agar memberikan bentuk apresiasi kepada para mitra pengemudi menjelang Lebaran melalui skema Bonus Hari Raya.
Bonus Hari Raya sebagai Bentuk Apresiasi
Kementerian Ketenagakerjaan menilai bahwa para pengemudi ojek online dan kurir memiliki kontribusi besar dalam mendukung aktivitas ekonomi digital di Indonesia.
Mereka menjadi tulang punggung layanan transportasi daring serta pengiriman barang yang semakin berkembang.
Karena itu, pemerintah mengimbau perusahaan aplikasi transportasi dan logistik digital agar memberikan Bonus Hari Raya (BHR) kepada para mitra pengemudi dan kurir.
Bonus ini tidak sama dengan THR bagi karyawan formal, tetapi merupakan bentuk penghargaan atau insentif tambahan yang diberikan perusahaan kepada mitra yang aktif bekerja.
Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan para driver ojol dan kurir dapat merasakan manfaat tambahan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Siapa yang Berhak Mendapatkan Bonus Hari Raya?
Tidak semua pengemudi ojol atau kurir otomatis mendapatkan bonus ini.
Umumnya, perusahaan aplikasi memiliki kriteria tertentu bagi mitra yang berhak menerima BHR.
Beberapa syarat umum yang biasanya menjadi pertimbangan antara lain:
-
Status akun aktif sebagai mitra pengemudi atau kurir.
-
Memiliki riwayat aktivitas atau order yang cukup aktif dalam periode tertentu.
-
Tidak sedang terkena sanksi atau pelanggaran aturan platform.
-
Memenuhi target perjalanan atau pengantaran tertentu yang ditentukan perusahaan aplikasi.
Masing-masing perusahaan aplikasi seperti layanan transportasi daring maupun platform pengiriman barang biasanya memiliki mekanisme berbeda dalam menentukan penerima bonus.
Cara Mendapatkan Bonus Hari Raya Ojol dan Kurir
Bagi para driver ojol maupun kurir yang ingin mendapatkan Bonus Hari Raya pada Lebaran 2026, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan.
1. Menjaga Akun Tetap Aktif
Driver harus memastikan akun mereka tetap aktif dan tidak terkena pelanggaran.
Aktivitas berkendara yang konsisten biasanya menjadi salah satu indikator penilaian dari platform.
2. Memenuhi Target Order
Perusahaan aplikasi biasanya memberikan bonus kepada mitra yang memiliki tingkat aktivitas tinggi.
Oleh karena itu, driver disarankan tetap aktif menerima order hingga mendekati Lebaran.
3. Memperhatikan Informasi Resmi dari Aplikasi
Informasi mengenai bonus hari raya biasanya diumumkan langsung melalui aplikasi driver atau melalui kanal resmi perusahaan.
Pengemudi perlu rutin memeriksa notifikasi agar tidak ketinggalan informasi.
4. Menjaga Rating dan Kualitas Layanan
Rating pelanggan juga sering menjadi faktor penting dalam penilaian.
Driver yang memiliki rating tinggi dan pelayanan baik biasanya memiliki peluang lebih besar mendapatkan bonus tambahan.
Pemerintah Dorong Perlindungan Pekerja Platform
Isu kesejahteraan driver ojol dan kurir memang menjadi perhatian pemerintah dalam beberapa tahun terakhir.
Seiring berkembangnya ekonomi digital, jumlah pekerja platform juga terus meningkat.
Kementerian Ketenagakerjaan berupaya mendorong perusahaan aplikasi agar memberikan perlindungan yang lebih baik bagi mitra mereka, termasuk dalam bentuk insentif, jaminan sosial, hingga program kesejahteraan lainnya.
Baca Juga: Anti Bingung! 15 Ide Menu Buka Puasa Selama Ramadhan yang Mudah Dibuat di Rumah
Bonus Hari Raya menjadi salah satu langkah yang diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi para driver yang selama ini menjadi bagian penting dari ekosistem layanan digital.
Harapan Driver Ojol Menjelang Lebaran
Bagi banyak driver ojol dan kurir, momentum Lebaran merupakan waktu yang sangat penting untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Pengeluaran biasanya meningkat karena kebutuhan mudik, persiapan hari raya, hingga kebutuhan rumah tangga.
Karena itu, adanya Bonus Hari Raya diharapkan bisa membantu meringankan beban para pengemudi.
Baca Juga: Akhirnya! Pemprov Jambi Beri THR untuk PPPK Paruh Waktu, Setiap Pegawai Dapat Rp1 Juta
Selain bonus dari perusahaan aplikasi, sebagian driver juga berharap adanya kebijakan yang lebih jelas terkait status kerja dan perlindungan bagi pekerja platform di masa depan.
Dengan regulasi yang lebih kuat, kesejahteraan driver ojol dan kurir di Indonesia diharapkan semakin meningkat.***




