BOGOR.POJOKSATU.id – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, muncul ancaman terhadap masyarakat di Papua yang hendak mengikuti upacara maupun mengibarkan Bendera Merah Putih.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyampaikan larangan kepada masyarakat untuk menggelar kegiatan peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyebut kelompoknya tidak menghendaki adanya pengibaran Bendera Merah Putih maupun upacara 17 Agustus di wilayah yang mereka klaim.

Sebaliknya, kelompok tersebut menyatakan hanya mengakui pengibaran Bintang Kejora serta peringatan yang mereka lakukan setiap 1 Desember.

Meski mengeluarkan larangan tersebut, Sebby menyatakan pihaknya tidak akan melakukan penyerangan maupun kontak senjata terhadap warga yang tetap memilih mengikuti upacara dan mengibarkan Merah Putih.

Ancaman terhadap masyarakat dan jajaran pemerintah daerah agar tidak mengikuti peringatan HUT ke-81 RI sebelumnya juga mendapat perhatian pemerintah. Staf Khusus Menteri Pertahanan Lenis Kogoya meminta TPNPB menghentikan penyebaran informasi bernada ancaman serta tidak mengganggu aktivitas masyarakat dalam memperingati Kemerdekaan RI.

Di tengah situasi tersebut, berbagai agenda peringatan kemerdekaan tetap dipersiapkan di Papua.

Pemerintah Provinsi Papua bahkan telah membagikan sekitar 2.000 Bendera Merah Putih kepada masyarakat di Kota Jayapura sebagai bagian dari rangkaian menyambut HUT RI.

Berbagai kegiatan juga direncanakan, mulai dari pelayanan publik, kegiatan UMKM, jalan santai hingga hiburan rakyat.

Pemerintah mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi ancaman yang belum terverifikasi.

Aparat bersama pemerintah daerah dan tokoh masyarakat juga diharapkan memastikan rangkaian peringatan kemerdekaan dapat berlangsung aman.

Masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan HUT RI di Papua pun diharapkan tetap memperhatikan arahan aparat keamanan, khususnya di wilayah yang memiliki risiko gangguan keamanan. ***