BOGOR.POJOKSATU.id – Saldo Rp600 ribu yang masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) belakangan ramai dikaitkan dengan pencairan BPNT tahap terbaru.

Namun keluarga penerima manfaat (KPM) diminta lebih teliti.

Pasalnya, nominal Rp600 ribu tidak selalu menunjukkan jenis bantuan yang sama.

Setidaknya terdapat beberapa kemungkinan sumber saldo dengan nominal tersebut.

Pertama, Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT untuk alokasi tiga bulan.

Dengan nilai bantuan Rp200 ribu per bulan, penerima BPNT yang mendapatkan alokasi Juli, Agustus dan September sekaligus akan memperoleh Rp600 ribu.

Kedua, saldo tersebut dapat berasal dari Program Keluarga Harapan untuk komponen lansia atau penyandang disabilitas berat.

Nilai bantuan untuk tiga bulan pada komponen tersebut juga dapat mencapai Rp600 ribu.

Kemungkinan ketiga berasal dari kombinasi komponen pendidikan.

Sebagai contoh, bantuan untuk satu anak jenjang SD sebesar Rp225 ribu ditambah satu anak SMP sebesar Rp375 ribu akan menghasilkan total Rp600 ribu.

Kesamaan nominal inilah yang membuat masyarakat tidak sebaiknya hanya mengandalkan foto struk transaksi yang beredar di media sosial.

Struk penarikan biasanya hanya menunjukkan jumlah uang yang ditarik, bukan rincian program bantuan yang diterima.

Karena itu, masyarakat perlu mengetahui komponen bansos masing-masing.

Pengecekan dapat dilakukan melalui informasi pendamping sosial maupun status kepesertaan yang dimiliki penerima.

KPM juga sebaiknya menghindari informasi yang menyatakan seluruh saldo Rp600 ribu otomatis merupakan BPNT.

Perbedaan komponen, periode pencairan dan riwayat pembayaran dapat membuat sumber saldo setiap penerima berbeda.***